UPDATEBALI.com, GIANYAR – Komitmen ITB STIKOM Bali dalam mendukung pelestarian budaya dan pendidikan Hindu kembali ditunjukkan lewat kegiatan pengabdian masyarakat di Pasraman Capung Mas, Desa Mas, Gianyar pada 13 Juli 2025.
Pada kegiatan tersebut, tim dosen dan mahasiswa ITB STIKOM Bali memperkenalkan sejumlah inovasi digital, termasuk sistem pendaftaran online berbasis website yang dapat diakses masyarakat secara luas dan mudah.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Ida Bagus Suradarma, S.E., M.Si., menyebutkan bahwa program ini sepenuhnya didanai oleh kampus sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Ada tiga program utama yang kami kembangkan. Pertama adalah website Pasraman lengkap dengan sistem pendaftaran daring yang mempermudah masyarakat mengakses informasi dan mendaftar kegiatan secara online,” jelasnya pada Kamis, 24 Juli 2025.
Tak hanya itu, tim juga menciptakan aplikasi kalender Bali digital yang mampu menampilkan informasi dewasa ayu (hari baik) secara otomatis dengan mengacu pada Wariga Belog dan Catur Bekel, tanpa harus menghitung secara manual.
“Melalui aplikasi ini, cukup dengan membuka ponsel, masyarakat sudah bisa mengetahui hari baik secara tepat,” tambah Suradarma.
Selain inovasi tersebut, pelatihan pembuatan konten multimedia interaktif juga diberikan kepada para pengajar di Pasraman. Konten ini mencakup video edukatif dan animasi yang lebih menarik bagi generasi muda.
Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan bahwa materi yang diberikan sangat bermanfaat. “Kami jadi tahu cara membuat materi ajar yang lebih modern dan diminati anak-anak,” ujarnya.
Adapun tim pengabdian terdiri dari lima dosen, yakni Ida Bagus Ketut Surya Arnawa, I Made Ari Santosa, Rosalia Hadi, dan I Ketut Pasek Wisuda, serta lima mahasiswa dari berbagai program studi.
Inisiatif ini menandai langkah awal dari upaya berkelanjutan ITB STIKOM Bali untuk mendigitalisasi lembaga pendidikan tradisional di Bali, agar tetap relevan di tengah kemajuan teknologi.(ub)





