UPDATEBALI.com, TABANAN — Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri puncak Karya Pujawali di Pura Luhur Batulumbung, Desa Soka, Senganan, Kabupaten Tabanan, Kamis 9 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengikuti persembahyangan bersama karma serta menyerahkan punia sebesar Rp25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara adat dan pelestarian budaya Bali.
Kehadiran Gubernur Koster disambut hangat oleh para pengempon pura dan pemedek yang tengah melaksanakan rangkaian upacara. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya puncak karya yang menjadi bagian penting dalam tradisi Hindu di Bali.
Bendesa Adat Soka, I Wayan Esiawan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Bali sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap kegiatan adat di desa tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan upacara. Selain itu, ia menuturkan bahwa Pura Luhur Batulumbung telah ditetapkan sebagai cagar budaya sejak 2025 dan terus memperoleh perhatian dari berbagai pihak.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Koster yang merupakan putra daerah Buleleng itu juga memberikan perhatian pada keberlangsungan adat dan seni budaya Bali yang terus dijaga masyarakat. Penyerahan punia dilakukan kepada manggala karya melalui Bendesa Adat Soka sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran upacara.
Selain itu, hadir pula Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, serta perwakilan dari Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali.
Gubernur Koster juga mengapresiasi berbagai penampilan seni tradisional yang ditampilkan dalam rangkaian upacara, termasuk Tari Pendet yang dibawakan oleh penari anak-anak. Ia menilai keberadaan seni tersebut mencerminkan kuatnya pewarisan budaya di tengah masyarakat Bali.(yud/ub)





