UPDATEBALI.com, TABANAN – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M, hadir dalam upacara Melaspas dan Pasupati Ratu Ayu lan Medengen – dengen di Suci Puri Kediri pada Kamis 14 Maret 2024, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, agama, dan budaya yang menjadi nilai penting dalam visi misi Kabupaten Tabanan.
Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Tjokorda Anglurah Tabanan, jajaran OPD, dan tokoh adat setempat, dipimpin oleh Ida Pedanda Putra Kekeran Duk Walaka, IB Sudarsana. Upacara ini merupakan hasil gotong-royong dari semeton Puri Kediri yang melibatkan 49 KK Puri Kediri dan lebih dari 100 KK Pekandel, dengan bantuan dari berbagai pihak.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Puri Kediri atas semangat mereka dalam membangun yadnya sebagai bagian dari pelestarian adat, agama, dan budaya. Beliau menyoroti kekayaan budaya dan kekuatan spiritual masyarakat Tabanan, yang tercermin dalam antusiasme mereka dalam menjalankan berbagai upacara dan upakara.
“Apalagi yang saya lihat di Kabupaten Tabanan, dalam pelestarian adat, agama, dan budaya, sangat kuat. Karena masyarakat Tabanan ini adalah masyarakat agraris, yang banyak waktu dan perhatiannya dalam upakara. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Tabanan ini berkomitmen dalam bhakti kepada Sang Hyang Widhi Wasa dan kekuatan spiritual, yang perlu diapresiasi dengan sangat luar biasa,” ujar Sanjaya.
Sanjaya juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah haruslah mengayomi masyarakat, terutama ketika semangat masyarakat dalam menjalankan upacara sudah tinggi. Pemerintah harus hadir untuk mendukung dan meringankan beban masyarakat, serta saling mengayomi antara pemerintah dan masyarakat.
Di kesempatan yang sama, A.A. Ngurah Gede Panji Wisnu, sebagai ketua panitia acara, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sanjaya atas dukungan dan kehadirannya dalam upacara tersebut. Panitia berharap agar upacara ini dapat berjalan dengan lancar dan menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Sanjaya terhadap aspirasi masyarakat Kediri dengan mengembalikan simbol kejayaan masyarakat, yakni Patung Wisnu Murti.
Dengan kesatuan semangat antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya dan spiritual, diharapkan Kabupaten Tabanan terus maju dalam mewujudkan visi misi yang aman, unggul, dan madani.(den/ub)





