Jumat, April 25, 2025
BerandaBaliDiduga Lapuk, Dua Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Jalur Denpasar-Gilimanuk

Diduga Lapuk, Dua Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Jalur Denpasar-Gilimanuk

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Diduga akibat susah lapuk, dua pohon besar tumbang di jalur Denpasar Gilimanuk, Lingkungan Penginuman, Gilimanuk, tepatnya dekat ACK sebelah barat Pura Mbah Temon atau pada KM 121, Sabtu 3 Februari 2024.

Akibat tumbangnya dua pohon besar membentang di tengah jalan, menutup akses lalu lintas kendaraan, sehingga menyebabkan kemacetan hingga sekitar 2 kilometer.

Dari informasi yang berhasil diperoleh, peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 13.30 wita. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk membenarkan peristiwa dua pohon besar tumbang menutupi akses jalan protokol.

Baca Juga:  Dukung Percepatan Transformasi Digital, Pemkab Buleleng Gelar Pelatihan GTA

“Kedua pohon dengan ukuran yang besar tumbang menutupi seluruh badan jalan sehingga membuat arus lalu lintas dari 2 arah macet total,” ungkapnya.

Dua pohon yang berukuran cukup besar tersebut di duga akibat lapuk pada bagian akar kering dan tidak kuat menopang pohon yang besar sehingga tumbang.

“Diduga karena akar pohon sudah tua kering dan lapuk, sehingga akhirnya tumbang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hilangkan Kesan Semrawut, Kecamatan Dentim Tertibkan Spanduk dan Banner Kedaluarsa

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun penanganan dan evakuasi pohon tumbang tersebut menyebabkan kemacetan hingga sekitar 2 kilometer lebih. Petugas satuan Polsek Kawasan Gilimanuk melakukan pengamanan jalur dan evakuasi dibantu oleh petugas BPBD Jembrana.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra menyampaikan, dua pohon besar tumbang tersebut berjenis pohon bunut ukuran tinggi sekitar 20 meter, diameter 120 cm dan pohon albesia tinggi sekitar 13 meter dengan diameter 60 cm.

Baca Juga:  Seorang Pemotor Tewas di TKP Setelah Hantam Mobil di Melaya

“Dua pohon tumbang berjarak 500 meter ke barat dari pohon pertama tumbang. Situasi atau lalin sempat mengalami kemacetan dan evakuasi berhasil dilakukan selama kurang lebih 30 menit. Sekitar pukul 14.10 wita, atau lalin kembali lancar,” pungkasnya.(dik/ub)

BERITA TERKAIT

Most Popular

Recent Comments