UPDATEBALI.com, DENPASAR – Berkendara di malam hari membutuhkan konsentrasi yang lebih tinggi karena kondisi gelap dan berkurangnya jarak pandang.
Salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah cahaya lampu kendaraan lain yang bisa menyilaukan pengendara, terutama saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Cahaya lampu yang menyilaukan ini berpotensi menyebabkan kebutaan sesaat, yang membutuhkan waktu 3-5 detik untuk pulih.
Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menjelaskan bahwa meskipun lampu kendaraan berfungsi menerangi jalan, cahaya yang terlalu terang bisa menjadi bahaya bagi pengendara lainnya.
Berikut beberapa tips dari Astra Motor Bali untuk menghindari bahaya dari sinar lampu kendaraan lain:
1. Jangan Menatap Langsung ke Sinar Lampu
Biasakan untuk tidak langsung menatap sinar lampu kendaraan lain. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk meminimalkan paparan cahaya lampu yang berlebihan.
2. Fokus Pada Arah yang Dituju
Jika ada kendaraan berlawanan dengan cahaya yang menyilaukan, tetap fokus pada arah yang dituju untuk menjaga konsentrasi dan menghindari paparan langsung cahaya ke mata.
3. Berkendara di Kecepatan Rendah di Sisi Kiri
Pastikan untuk mengurangi kecepatan dan berada di sisi kiri jalan. Perhatikan kondisi lalu lintas di belakang dan nyalakan lampu sein kiri untuk memberi tanda.
4. Perkirakan Posisi Aman
Saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan, pastikan posisi kendaraan aman dan jauh dari bahaya. Jangan memaksakan diri untuk tetap berada di tengah.
5. Jangan Membalas dengan Lampu Jauh
Membalas sinar lampu dengan lampu jauh hanya akan memperburuk situasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Selalu ingat untuk tetap #Cari_Aman saat berkendara, periksa kondisi fisik, kendaraan, dan kelengkapan sebelum memulai perjalanan. Tetap waspada dan utamakan keselamatan di jalan raya.(ub)





