Sabtu, Juli 13, 2024
BerandaBaliBupati Tabanan imbau Sekolah Tak Langgar Protokol Kesehatan Saat PTM

Bupati Tabanan imbau Sekolah Tak Langgar Protokol Kesehatan Saat PTM

UPDATEBALI.com, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengimbau sekolah untuk tidak melanggar protokol kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di daerah itu.

“Sesuai peraturan, PTM terbatas bisa diberlakukan pada awal Oktober dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” katanya dalam diskusi bersama kepala dinas pendidikan di Kantor Bupati Tabanan, Jumat (24/9/2021)

Peraturan dimaksud adalah SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 dan Surat Edaran Gubernur Bali tentang Pelaksanaan Pembelajaran pada Masa Pandemi COVID-19 di Provinsi Bali, di antaranya aturan pola pembelajaran yang diberlakukan hanya 50 persen dari kapasitas jumlah siswa.

Baca Juga:  Dispar Bali Kumpulkan Asita dan HPI Bahas WNA Duduki Tempat Suci

Simulasi PTM di Tabanan sudah dilakukan sejak bulan Juli 2021, namun penyempurnaan kesiapan terhadap protokol kesehatan ketat di setiap jenjang satuan pendidikan harus dipastikan bisa dipenuhi terlebih dahulu.

Bupati mengimbau untuk seluruh tenaga pengajar atau guru wajib seluruhnya divaksin, dan apabila ada yang belum divaksin dengan alasan tertentu, maka tidak diizinkan untuk mengajar.

Baca Juga:  Curi Dua Tabung Gas 3 Kg, Pelajar SMP Diamankan

“Jika seluruh kabupaten/kota di Bali serempak keputusannya, akhir bulan ini atau awal Oktober nanti akan segera kita laksanakan,” ujar Sanjaya.

Menurut Sanjaya, pembelajaran tatap muka adalah metode belajar yang lebih efektif dan efisien, dengan mempertimbangkan interaksi langsung yang terjadi antarsiswa, meskipun dengan pembatasan protokol yang ketat.

Pemberlakuan PTM terbatas ini agar tidak menjadi klaster baru dalam perkembangan virus COVID-19.

“Astungkara, COVID-19 di Tabanan sudah turun dari Level 4 juga sudah di Level 3, tapi kita tetap harus hati-hati sedikit lagi. Intinya, tunggu beberapa hari lagi untuk persiapan yang lebih matang. Dan, saat pelaksanaan juga harus hati-hati sekali karena klaster ini yang harus kita waspadai,” katanya.

Baca Juga:  Lantik Pengurus Sekaligus Membuka Persami Saka Bakti Husada, Wabup Kasta Berpesan untuk Mensharing dan Mengimplementasikan Ilmu Yang Diperoleh Kepada Masyarakat

Sementara itu, Kepala Disdik Tabanan I Nyoman Putra menambahkan akan terus melakukan tinjauan ulang terkait persiapan, satgas dan pelaksanaan protokol kesehatan.

“Akan ada konsekuensi pemberlakuan PTM terbatas jika salah satu sekolah lalai dalam memberlakukan protokol kesehatan sampai dengan terpapar, salah satunya adalah penutupan sekolah tersebut,” katanya. (updatebali/antara)

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments