Minggu, Juni 16, 2024
BerandaBaliBupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Masyarakat dalam Upacara Yadnya Desa Adat Kelating

Bupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Masyarakat dalam Upacara Yadnya Desa Adat Kelating

UPDATEBALI.com, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus berupaya hadir dan memberikan apresiasi serta dukungan terhadap kekompakan masyarakat dalam membangun yadnya. Hal ini disampaikan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat menghadiri acara Ngupasaksi Yadnya Ngaben Bersama dan Metatah Bersama di Wantilan Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Arsana Yasa dan I Wayan Lara, Asisten II, jajaran pimpinan OPD terkait, Camat Kerambitan, jajaran Forkopimcam, serta Bendesa Adat setempat. Kehadiran Bupati Sanjaya dan rombongan disambut dengan hangat dan sukacita oleh krama adat Desa Kelating yang telah memadati area wantilan.

Upacara Ngaben Kinembulan yang dirangkaikan dengan Metatah Bersama ini mencapai puncaknya pada Senin, 10 Juni 2024. Partisipasi dari 685 KK adat Desa Kelating dalam upacara ini merupakan bukti nyata kekompakan dan kerjasama masyarakat. Bupati Sanjaya memberikan apresiasi tinggi atas semangat gotong-royong yang ditunjukkan oleh masyarakat.

Baca Juga:  FEB Unud Terima Lawatan FEB Universitas Brawijaya

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Desa Kelating yang telah bergotong-royong dalam mewujudkan yadnya. Ia menekankan bahwa masyarakat Tabanan selalu menjadi pionir dalam melaksanakan yadnya dengan biaya yang terjangkau, namun tetap penuh makna dan kesucian. 

“Saya melihat selama 10 sampai 15 tahun ini, masyarakat Tabanan selalu menjadi pionir dalam melaksanakan yadnya. Biaya tidak harus mahal, yang penting adalah niat tulus dan ikhlas,” ujar Sanjaya.

Baca Juga:  Ramdani Lestaluhu ingin Pemain Bali United Segera Lupakan Kekalahan

Bupati Sanjaya juga menekankan pentingnya esensi yadnya sebagai korban suci yang dilaksanakan dengan tulus ikhlas. Yadnya yang satwika, menurut Sanjaya, adalah yadnya yang dilakukan dengan penuh ketulusan, dipimpin oleh Sang Sulinggih, dan disaksikan oleh masyarakat sehingga mencapai kesempurnaan.

Selaku Bendesa Adat Kelating, Dewa Made Maharaja, menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Sanjaya dan rombongan yang telah hadir dan menyaksikan langsung upacara yadnya tersebut. Ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memberikan dukungan dalam setiap kegiatan di masyarakat.

Rangkaian upacara ini diikuti oleh 36 sawa dengan biaya Rp. 5.000.000 per sawa, 39 orang ngelangkir, 10 ngelungah, 1 orang nebusin dengan biaya masing-masing Rp. 1.000.000 per orang, 19 orang metatah/mesangih, 10 orang nelubulanin, dan 3 orang ngerorasin dengan biaya masing-masing Rp. 1.500.000 per orang.

Baca Juga:  Kadisnaker Gianyar Beri Pembinaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja ke Sejumlah Perusahaan

Usai menghadiri rangkaian upacara metatah massal, Bupati Sanjaya beserta rombongan melayat ke rumah duka Almarhum Ibu Ketua TP PKK Desa Kelating, Ny. Ni Luh Nyoman Supartini, S.Pd., yang merupakan istri dari Bapak Perbekel Desa Kelating. Sanjaya menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhumah yang meninggal pada Kamis, 6 Juni lalu akibat sakit gagal ginjal, serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberi ketabahan. (yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments