spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungBupati Adi Arnawa Jadi Upasaksi Karya Ngodak Pelawatan di Carangsari, Ajak Warga...

Bupati Adi Arnawa Jadi Upasaksi Karya Ngodak Pelawatan di Carangsari, Ajak Warga Jaga Lingkungan

UPDATEBALI.com, BADUNGBupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Rabu, 25 Maret 2026.

Kehadiran Bupati disambut hangat oleh krama Desa Adat Carangsari. Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengikuti prosesi sakral Nebes dan Munggel Pelawatan, menyatu bersama masyarakat dalam suasana religius yang khidmat.

Dalam sambutannya, Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama, khususnya pengemong dan pengempon pura, atas komitmen menjaga tradisi leluhur yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh krama Desa Carangsari yang dengan penuh ketulusan terus menjaga tradisi ini. Semoga seluruh rangkaian karya berjalan lancar dan mencapai sida purna serta memberikan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Baca Juga:  Rayakan Hari Kasih Sayang ala Bali, Pemprov Bali Hadirkan Musisi Top di Ardha Candra

Bupati juga mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam prosesi ini menjadi pengalaman spiritual yang mendalam, khususnya saat menyaksikan langsung prosesi parikrama dalam Karya Ngodak Pelawatan.

“Ini menjadi pengalaman pertama bagi saya menyaksikan prosesi ini secara langsung. Momentum ini sangat bermakna sebagai sarana memohon keselamatan dan keharmonisan alam, baik untuk Bali maupun Kabupaten Badung,” tambahnya.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa dan Gubernur Koster Pastikan Jalan di Kawasan GWK Tetap Bisa Dilalui Warga

Ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan spiritual dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Bali.

Di sela kegiatan tersebut, Adi Arnawa juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah yang saat ini menjadi tantangan serius. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, untuk aktif mengedukasi warga.

“Kami mengajak masyarakat untuk disiplin memilah sampah, baik organik, anorganik, maupun plastik. Peran camat, perbekel, dan tokoh masyarakat sangat penting dalam membangun kesadaran ini,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Resmi Perpanjangan Masa Jabatan Perbekel dan BPD Kabupaten Badung

“Kami akan bertindak tegas terhadap pelanggaran. Ini adalah komitmen untuk menjaga lingkungan tetap bersih. Jangan membuang sampah ke sungai, mari kita jaga alam kita bersama,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Camat Petang AA Ngurah Dharma Putra, Perbekel Carangsari I Made Sudana, Bendesa Adat Carangsari AA Ngurah Ariawan, serta tokoh masyarakat dan pengempon pura setempat.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments