UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengajak para pelajar memperkuat karakter dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka sosialisasi bahaya narkoba di SMP Negeri 2 Kuta Utara, Senin, 3 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar itu menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung.
Turut hadir Kepala SMP Negeri 2 Kuta Utara Ida Bagus Nyoman Segarayoga, para guru, serta ratusan siswa yang mengikuti sosialisasi secara interaktif.
Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, namun juga menjadi periode yang rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.
“Kalian adalah harapan keluarga, kebanggaan daerah, dan penerus bangsa yang kelak akan memajukan Kabupaten Badung. Jangan pernah biarkan keinginan mencoba, rasa ingin tahu yang salah, atau tekanan pergaulan menghancurkan masa depan yang cerah itu lewat narkoba,” ujarnya.
Ia mengingatkan para pelajar agar berani mengatakan tidak terhadap setiap bentuk ajakan menggunakan narkoba. Menurutnya, generasi muda perlu memperkuat keimanan, menjaga pergaulan, serta mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif seperti belajar, berolahraga, berkesenian, maupun aktif dalam organisasi.
Selain itu, Rasniathi juga mendorong para siswa untuk saling peduli terhadap teman sebaya dan tidak ragu berkonsultasi kepada orang tua maupun guru apabila menghadapi persoalan yang dapat memengaruhi kehidupan mereka.
“Pemkab Badung bersama instansi terkait akan terus menggencarkan penyuluhan dan sosialisasi di setiap jenjang sekolah tanpa henti. Tujuannya agar terbangun benteng pertahanan yang kuat dalam diri setiap anak Badung yakni sehat, cerdas, berkarakter, bebas narkoba, dan siap mewujudkan generasi emas yang kita cita-citakan,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Kuta Utara Ida Bagus Nyoman Segarayoga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba sangat penting untuk meningkatkan pemahaman siswa sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Ia menegaskan pihak sekolah akan terus mendukung berbagai program pembinaan karakter, kesehatan, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berprestasi dan berintegritas.(den/ub)





