Minggu, Juli 21, 2024
BerandaNewsBocah Asal Batiran ditemukan Tewas usai Tenggelam di Bendungan Titab

Bocah Asal Batiran ditemukan Tewas usai Tenggelam di Bendungan Titab

 

UPDATEBALI.com, BULELENG – Seorang anak bernama Kadek Rangga (13) asal Desa Batiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan dilaporkan tenggelam di Bendungan Titab, Desa Ularan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng pada Kamis (1/12/2022). Korban akhirnya ditemukan mengapung tidak bernyawa.

Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana menyebut Korban ditemukan pada Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 11.05 Wita. Korban berhasil ditemukan oleh warga dipesisir sungai sekitar 100 meter dari lokasi korban terseret arus. Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa dan mengapung diatas aliran sungai.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Ngeratep Pelawatan Pura Dalem Salunding Kapal

Selanjutnya, Dudi Librana juga mengatakan bahwa proses pencarian dimulai sekitar pukul 05.30 Wita. Pencarian pun dilakukan dari lokasi awal korban terseret arus dengan menggunakan rubber boat dan juga penyelaman yang dilakukan oleh dua orang petugas dari SAR Buleleng.

"Target muncul secara tiba-tiba dan ditemukan oleh warga sekitar pukul 11.05 Wita. Posisinya sudah mengapung lalu kami segara lakukan evakuasi," Ucap Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana saat dikonfirmasi pasca proses evakuasi.

Sementara itu, setelah melakukan proses evakuasi. Pihaknya kemudian langsung membawa jenazah korban ke rumah duka karena akan dilakukan upacara penguburan.

Diberitakan sebelumnya dua warga asal Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan,Tabanan bernama Kadek Rangga (13) bersama temannya Putu Arta Wiguna (23) terseret arus hingga tenggelam saat memasang jaring ikan di Bendungan Titab, Desa Ularan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng pada Kamis (1/12/2022) sekitar pukul 17.00 Wita.

Baca Juga:  Desa Wisata Tenun di Lombok Tengah Siap Terima Wisatawan WSBK 2022

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun awalnya kedua anak ini berangkat dari rumahnya sekitar pukul 14.30 Wita, dengan tujuan memasang jaring ikan di hulu Bendungan Titab. Namun setelah sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 17.00 Wita, keduanya yang sedang memasang jaring ikan tiba-tiba terseret arus air.

Sehingga keduanya langsung hanyut dan tenggelam di Bendungan Titab bersama jaring ikan yang dipasang sebelumnya. Namun Arta berhasil menyelamatkan diri sedangkan korban saat itu dikabarkan hilang. (diana/ub)

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments