UPDATEBALI.com, BADUNG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali terus mendorong edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah dan perluasan digitalisasi sistem pembayaran (Paradise) di kalangan pelajar.
Gerakan ini telah menjangkau lebih dari 90.000 siswa di Bali melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
Pada acara Badung Education Fair (BEF) 2024, yang diselenggarakan dengan tema “Wawasan Kebangsaan,” Bank Indonesia kembali menegaskan pentingnya pemahaman mengenai digitalisasi sistem pembayaran kepada masyarakat, terutama siswa dan guru di Kabupaten Badung.
Acara yang dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Badung IB Surya Suamba, Kepala Disdikpora Kabupaten Badung, serta perangkat daerah lainnya ini, juga mendapat dukungan dari Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Badung.
Melalui berbagai kegiatan edukatif seperti voting poster dengan QRIS, lomba inovasi mesin hitung Rupiah logam, hingga kompetisi Guru Pejuang QRIS, Bank Indonesia mengajak seluruh peserta aktif menggunakan sistem pembayaran digital.
Suamba dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan adalah dasar kemajuan bangsa.
“Pendidikan bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan budi pekerti. Melalui BEF ini, anak didik dan guru dapat menjalin sinergi yang kuat untuk mewujudkan pendidikan berkualitas,” ujarnya.
Ia berharap Badung Education Fair dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Bank Indonesia Provinsi Bali turut mengedukasi para siswa mengenai pentingnya menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara serta memanfaatkan pembayaran non-tunai yang cepat, murah, dan aman melalui QRIS.
Melalui sosialisasi CBP Rupiah, diharapkan generasi muda semakin mencintai Rupiah dan mendukung inovasi pembayaran digital yang praktis serta aman.
Dengan kegiatan seperti Badung Education Fair ini, Bank Indonesia optimis bahwa gerakan digitalisasi pembayaran di dunia pendidikan akan semakin meluas, mengakselerasi transformasi digital di kalangan generasi muda, dan mendorong terciptanya masyarakat yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing di era digital. (yan/ub)





