Bangli Rayakan HUT WHDI ke-38, Perempuan Didorong Jadi Pilar Keluarga dan Masyarakat

0
247
HUT ke-38 WHDI Bangli menekankan pemberdayaan perempuan sebagai tiang keluarga untuk mencetak generasi unggul dan mendukung pembangunan daerah menuju Indonesia Emas.
HUT ke-38 WHDI Bangli menekankan pemberdayaan perempuan sebagai tiang keluarga untuk mencetak generasi unggul dan mendukung pembangunan daerah menuju Indonesia Emas. Sumber foto : Humas Bangli

UPDATEBALI.comBANGLI – Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) ke-38 di Ruang Rapat Bupati Bangli, Jumat, 13 Februari 2026.

Acara ini mengusung tema “Melalui HUT WHDI Kabupaten Bangli yang ke-38, Kita Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan dalam Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas”, menjadi momentum refleksi peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Ketua WHDI Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, dalam sambutannya menekankan bahwa pemberdayaan perempuan bukan sekadar kesetaraan, melainkan fondasi utama dalam mencetak generasi berkualitas.

Baca Juga:  BEM FH Unud Gelar Kegiatan Mahasiswa Peduli Lingkungan di Desa Bona Gianyar

Menurutnya, perempuan merupakan tiang utama dalam keluarga yang bertanggung jawab memastikan kesehatan dan kesejahteraan anggota rumah tangga.

Perempuan Hindu di Bangli harus mampu beradaptasi dengan zaman tanpa meninggalkan akar budaya dan dharma. Keluarga yang sehat dan sejahtera adalah kunci utama kita menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Ny. Suciati Diar di hadapan para pengurus dan anggota WHDI.

Sementara itu, Penasehat WHDI Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota WHDI Bangli.

Baca Juga:  Bangun UMKM Berbasis Budaya, Putri Koster Ajak Perempuan Bali Naik Kelas Jadi Womenpreneur

Ia menekankan tiga poin strategis: pertama, Perempuan sebagai Tiang Keluarga, yakni menjaga keseimbangan antara dharma agama, dharma sosial, dan nilai-nilai adat Bali; kedua, Peningkatan Kapasitas (Upskilling), termasuk pemberdayaan ekonomi kreatif dan literasi digital agar wanita Bangli cerdas dan mandiri secara ekonomi; ketiga, Sinergi dengan Program Pemerintah, aktif dalam isu sosial seperti penurunan stunting, pelestarian lingkungan, serta perlindungan anak dan perempuan.

“Seorang wanita yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat adalah pondasi bagi Bangli yang maju dan harmonis,” tegas Ny. Sariasih.

Baca Juga:  Pelaku Dipastikan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP Insiden Penembakan di Gedung MUI

Ia juga mengajak seluruh anggota WHDI untuk bergotong-royong membangun Bangli dan menjadikan WHDI sebagai rumah yang nyaman untuk bertukar pikiran dan saling menguatkan.

Perayaan HUT ke-38 WHDI Kabupaten Bangli diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

Semangat yang diusung jelas: perempuan Bangli siap menjadi garda terdepan dalam mencetak sumber daya manusia unggul, sehat jasmani dan rohani.

Melalui peringatan ini, WHDI Bangli berharap seluruh anggota semakin solid, inovatif, dan aktif menjalankan program kerja yang berdampingan langsung dengan kebutuhan masyarakat.(yud/ub)