spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungBadung Kembali Menjadi Sorotan Nasional dengan Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2024

Badung Kembali Menjadi Sorotan Nasional dengan Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2024

UPDATEBALI.com, BADUNG – Kabupaten Badung kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 untuk kategori Kota Sedang dari Kementerian Perhubungan RI.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Badung dalam penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan yang tertib, lancar, sehat, aman, dan berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, dalam acara yang digelar di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, menerima penghargaan tersebut didampingi Kepala Dinas Perhubungan Badung, A.A. Ngurah Rai Yuda Darma.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Ikuti Pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2021

Dalam sambutannya, Wabup Suiasa menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk dukungan masyarakat Badung. Ia menekankan bahwa penghargaan ini adalah yang ke-19 kalinya diraih oleh Kabupaten Badung sejak tahun 1998.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya kami dalam membangun dan mewujudkan budaya keamanan serta keselamatan, serta meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan operasional sistem transportasi perkotaan,” ujar Suiasa.

Suiasa juga menjelaskan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk memajukan penyelenggaraan transportasi di kawasan perkotaan, menjamin kesamaan hak pengguna jalan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam disiplin berlalu lintas guna menurunkan tingkat kecelakaan.

Baca Juga:  Garuda Wisnu Kencana Cultural Park Dorong Pelestarian Budaya Bali

Kepala Dinas Perhubungan A.A. Ngurah Rai Yuda Darma menjelaskan proses penilaian WTN 2024 yang dimulai dari pengusulan peserta, seleksi administrasi, dan survei lokasi penilaian pada tahun 2023. Pada tahun 2024, penilaian dilakukan oleh pihak independen yang ditunjuk Kementerian Perhubungan, meliputi lima aspek: lalu lintas, angkutan, sarana transportasi darat, prasarana transportasi darat, dan bidang umum.

Beberapa langkah yang telah dilakukan Badung untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan sistem transportasi meliputi:

  • Optimalisasi penggunaan angkutan umum di jaringan jalan.
  • Pengaturan simpang melalui Area Traffic Control System (ATCS).
  • Penempatan personel Dishub dan koordinasi dengan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas.
  • Pengawasan dan penertiban parkir liar.
  • Pelengkapan perlengkapan jalan seperti rambu, marka, dan APILL.
  • Manajemen dan rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah dan pembukaan jalan baru.
Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Pimpin Rapat Evaluasi Program RSD Mangusada

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem transportasi yang berkelanjutan dan berkualitas, serta berusaha untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui pengelolaan transportasi yang efektif. (den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments