UPDATEBALI.com, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kemampuan bahasa asing.
Komitmen tersebut ditandai dengan penutupan Badung English Proficiency Competition (EpiC) sekaligus peluncuran Modul Bimbingan Belajar Bahasa Inggris Tahun 2026 yang berlangsung di SMPN 5 Abiansemal, Kamis 18 Desember 2025.
Kegiatan ini ditutup langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi perwakilan DPRD Badung yakni I Gede Budiyoga dan Ni Luh Putu Sekarini. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Badung I Gusti Made Dwipayana, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa beserta unsur Tripika, para perbekel, tokoh masyarakat, serta ratusan pelajar peserta lomba.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat Badung, terutama sebagai daerah tujuan pariwisata internasional. Melalui lomba EpiC dan program bimbingan belajar, pemerintah ingin membangun kepercayaan diri generasi muda agar mampu berkomunikasi secara global tanpa meninggalkan identitas bahasa daerah dan nasional.
Ia menilai antusiasme peserta EpiC menunjukkan respons positif terhadap program bimbingan belajar yang disiapkan pemerintah daerah. Menurutnya, selama ini pembelajaran bahasa Inggris kerap hanya dapat diakses oleh masyarakat yang mampu secara ekonomi, sehingga kehadiran program bimbel gratis menjadi langkah penting agar kesempatan belajar terbuka lebih luas.
Bupati juga mendorong Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Badung untuk menyiapkan dukungan anggaran pada perubahan APBD 2026, termasuk peluang pembelajaran komunikasi langsung ke luar negeri bagi pelajar berprestasi yang meraih juara dalam kompetisi bahasa Inggris tersebut.
“Kehadiran saya di acara lomba EPiC ini, karena saya ingin tahu seberapa besar respon anak-anak yang ikut Bimbel, untuk mengikuti lomba Bahasa Inggris dan ternyata saya lihat sangat bagus sekali, dan saya tahu tantangan ke depan cukup global. Saya melihat bahwa selama ini orang yang belajar Bahasa Inggris itu rata-rata orang yang mau mengeluarkan uangnya untuk belajar, untuk itu pemerintah mendukung kegiatan Bimbel, kalau ini kita tidak lakukan, apalagi kita di Badung merupakan daerah pariwisata, kita akan selalu menjadi tamu, tidak akan pernah jadi tuan rumah,” ujarnya Adi Arnawa seraya meminta Kadis Dikpora agar merancang anggaran di perubahan tahun 2026, untuk belajar komunikasi langsung ke luar negeri bagi anak-anak yang berprestasi dan mendapatkan juara dalam lomba English ini.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan EpiC sekaligus peluncuran modul bimbel merupakan bagian dari evaluasi program bimbingan belajar bahasa Inggris bagi masyarakat Badung. Program ini menjadi salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Badung dalam bidang pendidikan.
Ia menjelaskan, bimbingan belajar bahasa Inggris telah dilaksanakan dalam tiga gelombang sejak Mei 2025 dan menjangkau sekitar 10.000 peserta di seluruh wilayah Badung. Program tersebut didukung oleh 124 tutor dan dilaksanakan di 186 banjar. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, kegiatan ini juga bertujuan memotivasi peserta, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengukur capaian pembelajaran secara berkelanjutan.
Peluncuran Modul Bimbel Bahasa Inggris Tahun 2026 diharapkan menjadi pedoman pembelajaran yang lebih terstruktur dan berkesinambungan, sekaligus memperkuat kesiapan generasi muda Badung dalam menghadapi tantangan global, khususnya di sektor pariwisata.(den/ub)





