UPDATEBALI.com, BANGLI – Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, hari ini melalui program “Badung Angelus Buana” menyerahkan dana hibah senilai Rp. 94.009.910.818 kepada Kabupaten Bangli. Dana bantuan ini akan diberikan kepada 154 penerima manfaat dalam upaya mewujudkan pembangunan yang lebih merata di Pulau Dewata. Program “Badung Angelus Buana” memiliki makna “Badung Berbagi, Dari Badung Untuk Bali,” yang menandai kolaborasi bersinergi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik di Bali dalam bingkai One Island One Management.
“Penyerahan hibah ini merupakan bentuk komitmen kami di Pemerintah Kabupaten Badung dalam membantu mewujudkan pemerataan pembangunan fisik untuk mensejahterakan masyarakat. Dana ini berasal dari penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dan diberikan kepada masyarakat untuk membantu menggerakkan perekonomian sektor informal, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Bupati Giri Prasta di Wantilan Desa Wisata Penglipuran Bangli.
Adapun jenis badan atau lembaga yang menerima hibah di Kabupaten Bangli mencakup 126 penerima Pura/Merajan, 3 penerima Sanggar, 13 penerima Banjar Adat, 4 penerima Sekaa, dan 8 penerima Desa Adat. Dari total 154 penerima hibah tersebut, mereka tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Tembuku dengan 48 penerima dan bantuan senilai Rp. 26.266.089.000, Kecamatan Susut dengan 37 penerima dan bantuan senilai Rp. 18.346.509.500, Kecamatan Peninjoan dengan 1 penerima dan bantuan senilai Rp. 700.000.000, Kecamatan Kintamani dengan 32 penerima dan bantuan senilai Rp. 19.754.633.668, serta Kecamatan Bangli dengan 36 penerima dan bantuan senilai Rp. 28.942.678.650. Total bantuan dana hibah untuk Kabupaten Bangli dalam perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2023 mencapai Rp 94.009.910.818.
“Besar harapan saya, bantuan dana hibah ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangli. Kabupaten Bangli memiliki peran penting sebagai daerah penyangga air di Provinsi Bali, dan kami akan berkoordinasi dengan Bupati Bangli untuk menggenjot industri pariwisata sambil menjaga kawasan hutan. Reboisasi dengan menanam pohon penghasil dan penyerap air juga akan kami lakukan demi menjaga keasrian Pulau Dewata,”ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, mewakili pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bangli, menyampaikan terima kasih atas kebijakan program “Badung Angelus Buana.” Ia berharap dana hibah yang besar ini akan segera menyelesaikan permasalahan di tingkat masing-masing.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, Wayan Diar, Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Ketua DPRD Bangli, Ketut Suastika, Sekretaris Daerah Badung, Wayan Adi Arnawa, Sekretaris Daerah Bangli, Ida Bagus Gde Giri Putra, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemkab Badung dan Pemkab Bangli. Kolaborasi antara kabupaten ini memberikan harapan baru bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali, yang terus berkembang.(den/ub)





