UPDATEBALI.com, DENPASAR – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Bali yang dijadwalkan pada 16 April 2026 mulai memunculkan sejumlah kandidat potensial untuk posisi ketua umum.
Dua figur yang kini mencuat adalah I Wayan Sudana dan Yusrizal Madjid. Keduanya digadang-gadang siap bersaing memimpin organisasi tenis lapangan di Bali, menggantikan kepengurusan sebelumnya yang ditinggalkan oleh Made Tangkas.
I Wayan Sudana dikenal sebagai mantan Direktur Utama RS Prof Ngoerah, sementara Yusrizal Madjid merupakan pembina Klub Tenis IKMS Bali sekaligus Ketua Klub Tenis Bimo Seno.
Munculnya dua kandidat ini mendapat perhatian dari kalangan pemerhati tenis di Bali. Roy Emerson Hidiya menilai kehadiran lebih dari satu calon menjadi hal positif bagi dinamika organisasi.
“Semakin banyak figur yang muncul tentu semakin baik. Pemilik suara nantinya memiliki pilihan yang jelas dan tidak seperti membeli kucing dalam karung,” ujarnya.
Roy menilai kedua kandidat memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap perkembangan tenis di Bali. Ia menyebut I Wayan Sudana sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat dalam memajukan olahraga tenis, sementara Yusrizal Madjid dinilai aktif mendorong pembinaan dan prestasi melalui keterlibatannya di berbagai klub.
Menurutnya, Musdalub Pelti Bali kali ini diharapkan menjadi momentum pembenahan organisasi sekaligus memperkuat pembinaan atlet tenis di daerah.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, dinamika dukungan terhadap para kandidat diprediksi akan terus berkembang. Para pemilik suara pun diharapkan dapat menentukan pilihan terbaik demi kemajuan tenis lapangan di Bali ke depan.(*/ub)
Tag:
pelti bali, musdalub pelti, bali, organisasi olahraga, calon ketua pelti, olahraga bali





