spot_img
spot_img
BerandaBaliPastikan Warga Tak Kekurangan Air Bersih, Pemkab Buleleng Kirim 327 Ribu Liter...

Pastikan Warga Tak Kekurangan Air Bersih, Pemkab Buleleng Kirim 327 Ribu Liter Bantuan ke Wilayah Banjir

UPDATEBALI.com, BULELENGPemerintah Kabupaten Buleleng terus bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Banjar.

Salah satu langkah prioritas yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

Hingga 12 Maret 2026, sebanyak 327.200 liter air bersih telah berhasil didistribusikan kepada warga di berbagai banjar dinas yang terdampak banjir di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, menjelaskan bahwa pendistribusian air bersih dilakukan secara intensif sebagai respons atas kerusakan jaringan pipa air akibat terjangan banjir.

“Penyaluran air bersih akan terus kami lakukan secara berkelanjutan hingga proses perbaikan jaringan pipa selesai, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat, 13 Maret 2026.

Baca Juga:  40 Dosen dan Mahasiswa Kewirausahaan Unud Hadiri Sosialisasi Kebijakan Perdagangan Kemendag

Distribusi air bersih tersebut melibatkan sinergi berbagai instansi pemerintah dan lembaga kemanusiaan, di antaranya Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Palang Merah Indonesia Kabupaten Buleleng, BPBD Kabupaten Buleleng, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali.

“Melalui koordinasi lintas sektor ini, pendistribusian air bersih dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak secara cepat dan merata,” tambahnya.

Adapun wilayah yang telah menerima distribusi air bersih meliputi Banjar Dinas Sekar, Banjar Dinas Ambengan, Banjar Dinas Santal, Banjar Dinas Dauh Margi, Banjar Dinas Dangin Margi, Banjar Dinas Tengah, Banjar Dinas Tangeb, Banjar Dinas Menasa, Banjar Dinas Corot, SDN 8 Banjar, Pura Subak Tanah Barak, Banjar Dinas Tampekan, Jembatan Tukad Tampekan, Banjar Dinas Abian, Banjar Dinas Siwa, hingga Banjar Dinas Mayong.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Anniversary Jangkar Tua SC Bali

Proses distribusi dilakukan menggunakan armada tangki air yang secara bergantian mengisi penampungan di titik-titik yang telah ditentukan. Warga kemudian mengambil air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, serta keperluan rumah tangga lainnya.

Selain itu, koordinasi dengan perangkat desa serta relawan setempat terus dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Pemkab Buleleng Dukung Radio Menjadi Lebih Profesional

Di tengah proses penanganan bencana, solidaritas masyarakat juga terlihat melalui keterlibatan berbagai komunitas relawan yang membantu menyalurkan bantuan logistik serta mendukung distribusi bantuan di lapangan.

Gede Suyasa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana tersebut.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, relawan, serta masyarakat sangat penting untuk mempercepat pemulihan kondisi di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Banjar.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan dari aparat desa maupun petugas di lapangan selama proses penanganan bencana berlangsung.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments