
UPDATEBALI.com, DENPASAR – Kondisi cuaca di Bali yang belakangan sulit diprediksi membuat risiko berkendara di jalan raya meningkat. Hujan yang datang tiba-tiba dapat menimbulkan genangan air, jalanan licin, hingga menambah kepadatan arus kendaraan, khususnya di jalur-jalur wisata yang ramai dilalui pengendara.
Menanggapi kondisi tersebut, Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum berkendara. Ia menekankan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada aturan lalu lintas, tetapi juga pada kesadaran setiap individu.
Menurut Yosepth, situasi jalan di Bali saat ini cukup menantang, terutama saat cuaca berubah secara tiba-tiba dan volume kendaraan meningkat di sejumlah titik strategis.
“Kami mengimbau seluruh pengendara untuk selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman saat berada di jalan. Gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap seperti helm dan jaket, serta hindari penggunaan jas hujan model ponco karena berisiko tersangkut atau mengganggu kendali motor saat angin kencang,” jelasnya, Senin 9 Maret 2026.
Selain penggunaan perlengkapan yang tepat, Yosepth juga mengingatkan pentingnya menjaga etika berkendara serta melakukan pengecekan kondisi sepeda motor secara rutin. Beberapa komponen yang perlu mendapat perhatian khusus adalah sistem pengereman dan kondisi ban, termasuk ketebalan alurnya atau Tread Wear Indicator (TWI), guna memastikan daya cengkeram tetap optimal di jalan yang basah.
Ia menambahkan, edukasi keselamatan berkendara terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Astra Motor Bali dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya berkendara yang aman.
“Kami secara konsisten memberikan edukasi safety riding kepada berbagai kalangan, mulai dari komunitas, pelajar hingga pekerja. Hal ini merupakan bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan saling menghargai,” tambahnya.
Melalui imbauan ini, Astra Motor Bali berharap masyarakat tidak hanya selamat sampai tujuan, tetapi juga dapat menjadi contoh dalam menerapkan perilaku berkendara yang aman bagi orang lain.
Adapun beberapa tips berkendara aman saat musim hujan antara lain menggunakan jas hujan model setelan agar lebih aman, menyalakan lampu utama untuk meningkatkan visibilitas, mengurangi kecepatan saat melintasi jalan basah atau berlubang, serta memastikan tekanan ban dalam kondisi ideal agar kendaraan tetap stabil di jalan.(den/ub)


