Bupati Adi Arnawa Hadiri Melaspas Pura Kekeran, Hibah Rp7,1 M Perkuat Sarana Upacara Adat

0
192
Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri upacara melaspas Pura Desa Kelod, Pura Penataran, Pura Pengulun Subak Tungkub Lanyahan Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Badung, Selasa (3/3).
Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri upacara melaspas Pura Desa Kelod, Pura Penataran, Pura Pengulun Subak Tungkub Lanyahan Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Badung, Selasa (3/3). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri upacara melaspas Pura Desa Kelod, Pura Penataran, dan Pura Pengulun Subak Tungkub Lanyahan Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Selasa, 3 Maret 2026.

Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan budaya di tengah masyarakat.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Badung I Made Rai Wirata, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana bersama unsur Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Kekeran, Ketua BPD, LPM Desa Kekeran, Bendesa Adat Kekeran Kelod, serta tokoh dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Atasi Inflasi, Wabup Buleleng Minta Hasil Panen Cabai Tidak Dijual ke Luar Daerah

Pembangunan pura tersebut mendapat Bantuan Hibah Induk Tahun 2025 dari Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp 7,1 miliar. Dana tersebut digunakan untuk perbaikan dan penataan sejumlah bangunan di areal pura.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong krama Desa Adat Kekeran dalam melaksanakan karya melaspas.

“Semangat gotong royong adalah cerminan nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Selaku Bupati dan Pemkab Badung, kami hadir untuk ngrastiti bakti sekaligus menjadi upasaksi dalam upacara melaspas ini serta senantiasa mendukung masyarakat dalam menjaga kelestarian adat dan budaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Autisme se-Dunia, Pemkot Denpasar Adakan Kegiatan Pentas Seni Kreatifitas untuk Penyandang Disabilitas

Ia juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah membantu perencanaan lanjutan, terutama menjelang pelaksanaan upacara Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini pada tahun 2028 mendatang.

Sementara itu, Manggala Karya I Ketut Konten menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bupati Badung beserta jajaran. Ia menjelaskan bahwa perjuangan memperoleh hibah tersebut telah dimulai sejak 2019 dan baru terealisasi pada 2025.

Dana hibah dimanfaatkan untuk memperbaiki sejumlah bangunan, termasuk wantilan di areal pura serta jaba sisi Pura Dalem yang kerap digunakan untuk upacara atiwa-tiwa dan nyekah kinambulan.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT ST. Werdhi Stiti Sayan Tua Bongkasa

“Kami berharap dukungan kembali pada 2028 untuk pelaksanaan Ngusaba Desa, Ngusaba Nini, serta kebutuhan wantilan di jaba sisi pura yang digunakan setiap lima tahun sekali untuk atiwa-tiwa dan nyekah kinambulan,” ungkapnya.

Dengan terealisasinya hibah tersebut, masyarakat Desa Kekeran kini memiliki fasilitas pura yang lebih representatif untuk menunjang pelaksanaan upacara keagamaan dan adat secara berkelanjutan.(den/ub)