spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungPemerataan Pembangunan Berbasis Adat, Bupati Badung Teken Prasasti Pacinan Gumasih

Pemerataan Pembangunan Berbasis Adat, Bupati Badung Teken Prasasti Pacinan Gumasih

UPDATEBALI.comBADUNG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pembangunan berbasis adat dan keagamaan kembali ditegaskan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Hal tersebut diwujudkan melalui dukungan pembangunan dan upacara melaspas genah Melasti Desa Adat Abiansemal yang diberi nama “Pacinan Gumasih”, Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan rahina Purnama Kesanga.

Upacara melaspas yang berlangsung khidmat di sisi barat Sungai Ayung itu dipuput oleh Ida Pedanda Istri Kania dari Griya Agung Abiansemal. Kehadiran Bupati didampingi Sekcam Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, perbekel, bendesa adat, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menandatangani prasasti sekaligus menyerahkan bantuan upakara sebesar Rp 25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara.

Baca Juga:  BPD Bali Siap Dukung Kegiatan AMSI Bali Berbagi Serangkaian HUT ke-8

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada krama Desa Adat Abiansemal yang memiliki semangat kuat membangun genah melasti sebagai tempat penyucian pratima dan tapakan Ida Bhatara dalam rangkaian Hari Suci Nyepi.

Menurutnya, keberadaan tempat melasti yang representatif merupakan wujud nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi serta kearifan lokal.

Ia memaparkan, pembangunan genah melasti tersebut telah mendapat dukungan anggaran sejak tahun 2023 sebesar Rp 2,7 miliar. Selanjutnya pada Perubahan APBD 2025 kembali dialokasikan bantuan Rp 3,4 miliar untuk pembelian lahan dan pembangunan sejumlah fasilitas penunjang. Dengan demikian, total bantuan yang dikucurkan Pemkab Badung mencapai Rp 6,1 miliar.

Baca Juga:  PT SMI Evaluasi Proyek Strategis di Badung, Bupati Adi Arnawa Pastikan Pembiayaan Tepat Sasaran

“Ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung program dan kegiatan masyarakat. Harapan titiang, krama Badung selalu merasa bahagia dengan pemerataan pembangunan yang kami lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Abiansemal Ida Bagus Mas Arimbawa menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah sehingga krama kini memiliki tempat melasti yang lebih layak dan representatif.

Ia menjelaskan, bantuan hibah Rp 3,4 miliar pada perubahan anggaran 2025 telah dimanfaatkan untuk pembelian tanah seluas 10 are, pembangunan tembok penyengker, Pelinggih Padma Sari, bale pawedan, sumur genah toya ning, tempat pementasan, serta paving halaman.

Baca Juga:  Rapat Tim Persiapan Pelaksanaan Akreditasi Internasional Prodi di FMIPA Unud

Menurutnya, lokasi melasti di bantaran Sungai Ayung tersebut sejatinya telah digunakan sejak dahulu. Namun setelah dilakukan perbaikan dan penataan kembali, upacara melasti mulai dilaksanakan kembali sejak tahun lalu dan akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Dengan rampungnya pembangunan ini, Desa Adat Abiansemal kini memiliki genah melasti yang lebih tertata dan memadai sebagai pusat pelaksanaan ritual penyucian menjelang Hari Suci Nyepi.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments