Bupati Kembang Hartawan Buka TMMD ke-127, Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Warga

0
222
Bupati Jembrana membuka TMMD ke-127 Tahun 2026 sebagai wujud sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa.
Bupati Jembrana membuka TMMD ke-127 Tahun 2026 sebagai wujud sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa. Sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANABupati Jembrana I Made Kembang Hartawan membuka secara resmi kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 dengan bertindak sebagai Inspektur Upacara pada apel pembukaan yang digelar di Lapangan SMAN 2 Mendoyo, Desa Penyaringan, Selasa, 10 Februari 2026.

Mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, program TMMD menjadi wujud sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Bupati Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan TMMD di Kabupaten Jembrana yang dinilai telah memberikan manfaat nyata, baik dalam pembangunan fisik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga:  Bupati Jembrana dan Kapolres Lepasliarkan Penyu Hijau, Lawan Penyelundupan Satwa

“Saya ucapkan terima kasih banyak. Pelaksanaan TMMD di Jembrana selama belasan tahun terakhir menunjukkan hasil luar biasa. Yang paling penting adalah kemanunggalan TNI, Polri dengan masyarakat; inilah kekuatan kita untuk membangun Jembrana ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti efisiensi anggaran yang dihasilkan melalui skema TMMD, karena nilai pembangunan yang dihasilkan dinilai lebih ekonomis dibandingkan proyek reguler, namun tetap menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Baca Juga:  PMAAS Resmi Diterapkan di Badung, Bupati Adi Arnawa Siapkan Model Baru Pertanian Berkelanjutan

“Kegiatan non-fisik juga berjalan sangat baik, mulai dari seminar hingga bedah rumah. Ini bukti riil kolaborasi nyata di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Wadansatgas TMMD ke-127 Kapten Inf Abdul Wahid menjelaskan bahwa program TMMD menjadi langkah strategis membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan pertahanan wilayah.

“Kami fokus pada dua sasaran utama. Secara fisik, prioritas kami adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.373 meter di Banjar Yeh Buah yang menghubungkan Desa Penyaringan dengan Desa Yeh Embang Kauh,” jelasnya.

Baca Juga:  Nyepi dan Idul Fitri Berdekatan, Gubernur Koster Pastikan Bali Tetap Aman dan Harmonis

Selain pembangunan jalan, kegiatan fisik lainnya meliputi pembangunan dinding penahan tanah, dua unit plat duiker, serta sasaran tambahan seperti bedah rumah, pembuatan sumur bor, dan rehabilitasi tempat ibadah maupun pos kamling.

Untuk sasaran nonfisik, Satgas TMMD juga menggelar berbagai penyuluhan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat desa.

“Kami juga memberikan edukasi terkait bela negara, bahaya narkoba, hingga kolaborasi dengan instansi terkait untuk percepatan penurunan stunting di desa ini,” pungkasnya.(yud/ub)