Bupati Jembrana Pimpin Persembahyangan Matur Piuning Awali Bali Era Baru 100 Tahun

0
318
Bupati Jembrana Pimpin Persembahyangan Matur Piuning Awali Bali Era Baru 100 Tahun
Bupati Jembrana Pimpin Persembahyangan Matur Piuning Awali Bali Era Baru 100 Tahun. Sumber Foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Menandai langkah awal transformasi pembangunan Bali ke depan, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna memimpin persembahyangan Matur Piuning di Pura Jagat Natha, Rabu, 24 Desember 2025.

Prosesi religius ini digelar sebagai permohonan doa restu agar pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan – 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 dapat berjalan lancar dan membawa kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana.

Persembahyangan berlangsung khidmat dan sarat makna spiritual. Selain sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kegiatan ini menjadi momentum penyatuan visi seluruh jajaran Pemkab Jembrana dalam mendukung kebijakan strategis jangka panjang Pemerintah Provinsi Bali.

Baca Juga:  Manfaatkan TTG, Kadis Jaya Sumpena Ajak Petani Gunakan Sistem IoT

Pura Jagat Natha dipilih sebagai lokasi persembahyangan karena nilai historis dan spiritualnya yang kuat bagi masyarakat Jembrana. Energi niskala dari pura ini diharapkan mampu memberikan semangat bagi seluruh jajaran pemerintahan dalam menjalankan pembangunan yang visioner dan berkelanjutan.

Kegiatan dihadiri jajaran Forkopimda Jembrana, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana, sebagai wujud soliditas dan kebersamaan dalam kepemimpinan daerah.

Baca Juga:  Kembang–Ipat Bahas Strategi Pembangunan Bersama Kaum Muda Jembrana

Bupati Kembang menjelaskan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Bali. Untuk tingkat provinsi, persembahyangan dipusatkan di Pura Besakih, sementara kabupaten/kota lainnya memilih pura yang diyakini memiliki kekuatan niskala.

“Hari ini kita memulai secara niskala proses pelaksanaan Bali Era Baru untuk 100 tahun ke depan. Ini adalah konsep besar yang dirumuskan para pakar Bali sebagai arah dan cetak biru pembangunan Bali,” ujar Bupati Kembang.

Baca Juga:  Bupati Jembrana Teken NPHD Pilkada 2024

Ia menambahkan bahwa Bali Era Baru 100 Tahun merupakan blueprint pembangunan jangka panjang agar pembangunan Bali terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Kalau kita berjalan tanpa arah dan tanpa blue print, pembangunan akan sulit. Dengan adanya Bali Era Baru 100 Tahun, semua akan mengarah ke tujuan yang sama. Hari ini kita memulai tonggak sejarah itu,” tandasnya. (yud/ub)