
UPDATEBALI.com, DENPASAR — Turnamen tenis beregu putra dalam rangka memperingati HUT ke-66 RS Prof. Ngoerah Tahun 2025 resmi ditutup oleh Direktur RS Prof. Ngoerah, dr. I Wayan Sudana, di Lapangan Tenis Indoor Telkom Denpasar.
Ajang olahraga ini mempertandingkan tiga nomor ganda, yaitu KU 90, KU 110, dan KU Bebas.
Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Pelti Gianyar berhasil keluar sebagai juara pertama sekaligus berhak membawa pulang piala bergilir, medali, serta uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Posisi kedua ditempati Pelti Buleleng yang memperoleh medali dan hadiah uang pembinaan Rp10 juta. Adapun juara ketiga bersama diraih oleh Tim Tenis Badung dan Persatuan Tenis Angkatan Darat (PTAD), masing-masing membawa pulang medali perunggu dan hadiah Rp5 juta.
Dalam sambutannya, dr. I Wayan Sudana memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim yang berpartisipasi. Menurutnya, turnamen ini merupakan salah satu bentuk kontribusi RS Prof. Ngoerah dalam mendorong gaya hidup sehat di masyarakat.
“Turnamen ini adalah bukti nyata komitmen RS Prof. Ngoerah dalam memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Antusiasme peserta sangat luar biasa dan menjadi energi positif dalam perayaan HUT ke-66,” ujarnya.
Salah satu peserta turnamen, Danny Teja—mantan petenis nasional yang memperkuat Tim Tenis Badung—menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia atas penyelenggaraan yang dinilainya sangat bermanfaat.
“Turnamen ini mampu mengkolaborasikan petenis muda dan veteran. Semoga dari sini lahir bibit-bibit petenis unggul yang bisa membawa nama Bali ke tingkat nasional bahkan internasional,” kata Danny Teja.
Turnamen ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar dalam peringatan HUT RS Prof. Ngoerah, dengan harapan dapat mempererat hubungan antar-komunitas tenis serta meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga.(ub)


