Wagub Giri Prasta Tekankan Sinergi Tiga Pilar Masyarakat dalam Pengukuhan ST Yowana Dhika

0
134
Wagub Giri Prasta menghadiri pengukuhan ST Yowana Dhika serta membuka bazar dan pentas seni di Banjar Kerandan sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan pelestarian budaya generasi muda.
Wagub Giri Prasta menghadiri pengukuhan ST Yowana Dhika serta membuka bazar dan pentas seni di Banjar Kerandan sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan pelestarian budaya generasi muda. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri bazar, pentas seni, sekaligus pengukuhan Sekaa Teruna (ST) Yowana Dhika di Banjar Kerandan, Kelurahan Pemecutan, Denpasar, Kamis, 25 September 2025 petang.

Kegiatan yang berlangsung hingga 27 September 2025 ini digelar sebagai wadah kreativitas sekaligus penguatan peran generasi muda dalam berkesenian dan berkarya.

Dalam sambutannya, Giri Prasta menyampaikan kebanggaannya melihat anak muda Banjar Kerandan mampu mengamalkan nilai Tri Hita Karana.

Baca Juga:  Warga Pupuan Temukan Bayi dalam Tas di Pinggir Jalan

“Saya merasa bangga, sudah bisa menjalankan prinsip-prinsip Tri Hita Karana, yakni membersihkan lingkungan, berkesenian, serta melakukan puja bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kebersamaan tiga pilar masyarakat yaitu wimuda (anak-anak), winata (sekaa teruna), dan wiwerda (orang tua), untuk menciptakan keharmonisan dan kekuatan sosial.

Khusus kepada ST Yowana Dhika, Giri Prasta berpesan agar tetap waspada terhadap pengaruh buruk.

“Saya berpesan kepada Sekaa Teruna agar tidak melakukan hal-hal negatif. Kuatlah dalam menghadapi berbagai godaan, jangan mabuk-mabukan yang mengganggu ketertiban umum, serta jangan menggunakan narkotika atau obat-obatan terlarang,” tegasnya.

Baca Juga:  K3S dan Dinas Sosial Badung Melakukan Kunjungan Kerja ke UPTD Panti Sosial Terpadu 'Sehati' Samarinda

Sebagai kota berbasis budaya, lanjutnya, Denpasar harus tetap menjaga akar tradisi dan kearifan lokal.

“Denpasar boleh maju, tapi jangan lupakan jati dirinya, akar budaya, dan tradisi. Ini pesan saya bagi anak muda, khususnya di Banjar Kerandan ini,” ucapnya.

Kelian Adat Kerandan, I Ketut Eka Arsana, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Wagub Bali. Acara pengukuhan pengurus ST Yowana Dhika ditandai dengan penyematan korsase dan pengibaran pataka, sementara pembukaan bazar dan pentas seni dilakukan oleh Giri Prasta dengan memukul neng-neng, didampingi para undangan.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Acara Rsi Yadnya Apodgala Dwijati Griya Gede Bukian Desa Pelaga

Untuk memotivasi ST Yowana Dhika, Wagub Giri Prasta juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp25 juta. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong semangat anak muda Banjar Kerandan dalam berkarya sekaligus melestarikan budaya Bali.(yud/ub)