DAPD Buleleng Gencarkan Gerakan Membaca Nyaring untuk Anak dan Generasi Muda

0
71
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Buleleng mengadakan Bimtek Membaca Nyaring bagi 210 peserta dari kalangan guru, pustakawan, dan orang tua.
Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Buleleng mengadakan Bimtek Membaca Nyaring bagi 210 peserta dari kalangan guru, pustakawan, dan orang tua. Sumber foto : Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring di Gedung PLUT Singaraja, Selasa, 16 September 2025.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat budaya membaca anak sekaligus meningkatkan kompetensi guru, pustakawan, dan orang tua dalam mendampingi generasi muda.

Kepala DAPD Buleleng, Made Era Oktarini, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Perpustakaan Nasional. Program tersebut menjadi bagian dari gerakan pembudayaan membaca di masyarakat.

Baca Juga:  Awal Maret 2024, Tabanan Dianugerahi Dua Penghargaan Sekaligus

“Kegiatan ini terselenggara dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru, pustakawan, dan orang tua dalam mengembangkan budaya membaca anak, sehingga diharapkan mampu memperkuat literasi masyarakat khususnya anak-anak di Kabupaten Buleleng,” ujar Made Era.

Peserta Bimtek berjumlah 210 orang, terdiri dari 70 guru, 70 pustakawan, dan 70 orang tua. Dalam pelatihan ini, peserta diberikan materi tentang metode membaca nyaring, yaitu membaca dengan suara lantang, intonasi, dan ekspresi yang tepat agar isi bacaan lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Baca Juga:  Debut di PKB, Janger Remaja Buleleng Bangkitkan Warisan Kalibukbuk Lewat Lakon "Atma Prasangka"

Made Era menegaskan bahwa Bimtek tidak boleh sebatas acara seremonial. Diharapkan, hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan di sekolah, perpustakaan, hingga lingkungan keluarga.

“Kami meyakini jika seluruh peserta Bimtek dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat, kita akan mampu menumbuhkan budaya literasi dan membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tambahnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, dr. I Putu Sukedana, Duta Baca Kabupaten Buleleng, serta Dr. I Putu Suradipa, S.Pd., M.Pd. dari Institut Mpu Kuturan Singaraja yang bertindak sebagai moderator.

Baca Juga:  Bali Fashion Network 2025, Lenzing-Paramatex Perkenalkan Tren Fashion Berkelanjutan

Dengan adanya Bimtek Membaca Nyaring, diharapkan ekosistem literasi di Buleleng semakin kokoh dan mampu mencetak generasi yang gemar membaca, kreatif, serta berdaya saing tinggi.(adv/ub)