Kunjungan GOW Badung ke Angantaka dan Sempidi, Prioritaskan Bantuan dan Dukungan

0
135
Ketua GOW Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta mengunjungi warga masyarakat Badung yang terdampak bencana Banjir di Desa Angantaka dan Kelurahan Sempidi Badung, Sabtu (13/9).
Ketua GOW Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta mengunjungi warga masyarakat Badung yang terdampak bencana Banjir di Desa Angantaka dan Kelurahan Sempidi Badung, Sabtu (13/9). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, meninjau dan menyapa warga terdampak bencana banjir di Desa Angantaka dan Kelurahan Sempidi, Sabtu, 13 September 2025.

Kunjungan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota GOW Badung, tokoh masyarakat, serta warga yang terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Yunita Alit Sucipta menyampaikan bahwa di Desa Angantaka, khususnya Perumahan Griya Alam Fajar, tercatat 15 kepala keluarga terdampak banjir. Sementara di Kelurahan Sempidi terdapat 13 kepala keluarga yang mengalami dampak serupa.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, OJK, BI, dan KP2MI Gelar Edukasi Keuangan untuk 1.000 Pekerja Migran Perempuan

“Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban serta rasa duka warga. Semoga bencana banjir seperti ini tidak terulang kembali di Bali maupun di Badung,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Ketua GOW Badung juga mendoakan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya gerak cepat dari seluruh OPD terkait dalam menangani bencana.

Baca Juga:  Badung Mantapkan Koordinasi Hadapi Bencana, Sekda Surya Suamba Pimpin Rakor Kebencanaan

“Pemerintah Kabupaten Badung sudah melakukan yang terbaik. Sekarang adalah tahap pendataan warga terdampak, dan kami tinggal melaksanakan serta mencari solusi terbaik untuk penanganan tanggap darurat bencana alam seperti banjir dan tanah longsor,” jelasnya.

Kunjungan ini menjadi wujud kepedulian GOW Badung terhadap masyarakat terdampak bencana sekaligus mendorong koordinasi yang cepat dan tepat dalam penanganan pascabencana.(den/ub)