Wali Kota Jaya Negara Pimpin Persembahyangan Saraswati di Pura Agung Jagatnatha

0
69
Suasana khidmat menyelimuti Pura Agung Jagatnatha, Denpasar, saat Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan persembahyangan Hari Suci Saraswati
Suasana khidmat menyelimuti Pura Agung Jagatnatha, Denpasar, saat Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan persembahyangan Hari Suci Saraswati. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Suasana khidmat menyelimuti Pura Agung Jagatnatha, Denpasar, saat Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan persembahyangan bersama memperingati Hari Suci Saraswati, Saniscara Umanis Wuku Watugunung, Sabtu 6 September 2025.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, hadir langsung bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, unsur Forkopimda, perwakilan PHDI, serta jajaran OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Ribuan pemedek juga turut mengikuti jalannya puja bhakti sebagai ungkapan sradha dan bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam wujud Sang Hyang Aji Saraswati, Dewi Ilmu Pengetahuan.

Baca Juga:  Wabup Supriatna Hadiri Piodalan Pura Jagatnatha, Ajak Umat Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa Hari Saraswati memiliki makna mendalam bagi umat Hindu, khususnya dalam menghormati turunnya ilmu pengetahuan yang suci.

“Dewi Saraswati diyakini sebagai sakti Dewa Brahma, sumber ilmu pengetahuan yang menuntun manusia menuju kesejahteraan, kedamaian, dan kemajuan peradaban. Karena itu, momentum ini sangat penting bagi dunia pendidikan, siswa, mahasiswa, maupun masyarakat luas,” jelasnya.

Baca Juga:  Mendagri: Wayan Koster Pemimpin Kuat dengan Konsep Pembangunan Bali  

Ia menambahkan, umat Hindu memperingati Saraswati dengan menghaturkan banten di pura, sekolah, hingga rumah, serta memberikan penghormatan pada pustaka, lontar, kitab, dan buku sebagai simbol ilmu pengetahuan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat, terutama generasi muda yang hadir dengan penuh antusias. Semoga melalui perayaan Saraswati, umat senantiasa diberkahi pengetahuan dan kebijaksanaan dalam menjalankan swadarma,” pungkasnya.

Baca Juga:  Serahkan Hibah Rp 2,4 Miliar, Wabup Alit Sucipta Hadiri Karya Melaspas Pura Taman

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa rangkaian persembahyangan Saraswati dipusatkan di Pura Agung Jagatnatha dan berlangsung dari pagi hingga malam. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan pura serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Dengan tertib dan kesadaran bersama, perayaan Saraswati di Kota Denpasar dapat berlangsung lancar, suci, dan khusyuk,” tandasnya.(per/ub)