spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungEkspor Bukan Lagi Mimpi, Market Find Expo 2025 Buka Jalan UMKM ke...

Ekspor Bukan Lagi Mimpi, Market Find Expo 2025 Buka Jalan UMKM ke Pasar Global

UPDATEBALI.com, BADUNG – Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memamerkan produk unggulannya dalam Market Find Expo 2025 Small Batch Sourcing Expo di International Conference Center (ICC) Bali, Mal Bali Galeria, Badung, Jumat 5 September 2025.

Pameran yang digagas oleh Business & Export Development Organization (BEDO) ini diikuti sekitar 100 UMKM lokal Bali maupun nasional. Tahun ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan perayaan 20 tahun berdirinya BEDO, lembaga yang aktif mendampingi UMKM agar dapat menembus pasar ekspor.

Acara dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik India merangkap Kerajaan Bhutan, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Drs. Yedi Sabaryadi.

Baca Juga:  Lomba Karaoke Meriahkan Peringatan HUT Korpri ke-52 dan HUT PGRI ke-78 di Kabupaten Jembrana
Ratusan both UMKM tampak berjejer memamerkan produk-produk terbaiknya di International Conference Center (ICC) Bali, Mal Bali Galeria, Jalan Bypass Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat 5 September 2025.
Ratusan both UMKM tampak berjejer memamerkan produk-produk terbaiknya di International Conference Center (ICC) Bali, Mal Bali Galeria, Jalan Bypass Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat 5 September 2025. Sumber foto: dy/ub

Ketua Yayasan BEDO, Jeff Kristianto, menegaskan tujuan pameran ini adalah memberi ruang bagi produsen skala kecil yang kerap luput dari pameran besar.

“Kalau di pameran internasional biasanya yang dicari pabrikan besar. Di sini justru UMKM skala kecil yang kita tonjolkan. Mereka mungkin hanya mampu memproduksi 100 bantal atau 100 kilogram kopi per bulan, tapi justru inilah yang potensial,” ujarnya.

Jeff menambahkan, Market Find Expo menghadirkan delegasi dari India, Australia, Filipina, Myanmar, dan Malaysia yang tidak hanya mencari produk, tetapi juga membangun jejaring pasar. Selain pameran, acara ini juga diisi dengan kelas pemberdayaan, diskusi kelompok (focus group discussion), serta sesi berbagi pengalaman ekspor dari praktisi internasional.

Baca Juga:  Universitas Udayana Siap Ikuti Ajang Puan Maharani Cup

Produk yang ditampilkan meliputi fesyen, kerajinan tangan, kopi, rempah, hingga kuliner. Sekitar 80 persen peserta berasal dari Bali, sementara sisanya dari berbagai daerah seperti Yogyakarta dan Medan.

Tahun lalu pameran ini mencatat 1.000 pengunjung dengan potensi transaksi mencapai Rp800 juta. Tahun ini, panitia menargetkan kenaikan menjadi 1.500 pengunjung dengan estimasi potensi order senilai Rp1 miliar dalam dua hari penyelenggaraan.

Baca Juga:  Meriahkan HUT Kota Negara ke -128, Puluhan Sekaa Baleganjur Remaja Unjuk Gigi dalam Lomba Tingkat Kabupaten
Ketua Yayasan BEDO Jeff Kristianto
Ketua Yayasan BEDO Jeff Kristianto. Sumber foto: dy/ub

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik India merangkap Kerajaan Bhutan, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, mengapresiasi kualitas produk UMKM Indonesia yang dinilainya mampu bersaing di pasar global.

“Produk rempah dan kosmetik dari Indonesia, khususnya Bali, sangat diminati di India. Jika konsistensi produksi dan standar kualitas dijaga, UMKM kita bisa semakin kuat di kancah internasional,” katanya.

Market Find Expo 2025 berlangsung selama dua hari 5-6 September 2025 dengan agenda utama pameran produk, talk show ekspor, hingga peragaan busana. Acara ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi UMKM kecil untuk menembus pasar global.(dy/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments