Gubernur Koster Pimpin Gelar Agung Pecalang, Tegaskan Bali Tanah Suci yang Harus Dijaga

0
68
Gubernur Bali, Wayan Koster, memimpin langsung Gelar Agung Pecalang Bali dan menyerukan semangat persatuan untuk menjaga kedamaian dan kesucian Pulau Dewata.
Gubernur Bali, Wayan Koster, memimpin langsung Gelar Agung Pecalang Bali dan menyerukan semangat persatuan untuk menjaga kedamaian dan kesucian Pulau Dewata. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Ribuan pecalang dari seluruh kabupaten/kota se-Bali memadati Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin, 1 September 2025, dalam ajang Gelar Agung Pecalang Bali yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama jajaran Forkopimda.

Suasana penuh khidmat sekaligus bersemangat terasa saat Gubernur Koster berdiri di tengah barisan pecalang dan memekikkan yel-yel perjuangan.

“Pecalang Bali, Bali Aman, Bali Aman, Bali Aman, Merdeka!” serunya lantang, yang langsung disambut gegap gempita oleh belasan ribu pecalang.

Baca Juga:  B20 Indonesia WiBAC Gelar Dialog dan Luncurkan Cetak Biru OGWE

Acara ini turut dihadiri Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, serta tokoh adat dan agama. Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen pecalang untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata.

Pernyataan sikap pecalang dibacakan oleh Nyoman Beker, Pecalang Desa Adat Peminge, Nusa Dua, Badung. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa pecalang se-Bali menolak segala bentuk aksi demonstrasi yang berpotensi anarkis, terlebih setelah mencuat informasi adanya rencana aksi pada 1 September 2025.

Baca Juga:  Gubernur Koster Mendapatkan Apresiasi dari Primakara University Terkait Konsep Ekonomi Kerthi Bali

“Tanah Gumi Bali adalah tanah kelahiran, tempat hidup, dan ruang membangun kehidupan yang sejahtera serta bahagia secara niskala-sekala. Kami tidak rela keamanan Bali yang selama ini kondusif dirusak oleh aksi-aksi demonstrasi yang tidak bertanggung jawab dan bersifat anarkis,” tegasnya.

Selain itu, pecalang menegaskan kesiapan menjaga kesucian Bali baik secara sekala maupun niskala. Mereka juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah TNI-Polri dalam menjaga keamanan, sekaligus mendorong aparat agar bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba merusak ketertiban.

Baca Juga:  Lewat Penghargaan Lingkungan, Bupati Adi Arnawa Serukan Partisipasi Kolektif Kurangi Sampah

Lebih jauh, pecalang menegaskan akan menjalin kerja sama erat dengan aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat demi memastikan Bali tetap damai, aman, dan harmonis.

Gelar Agung Pecalang Bali ini juga menjadi momentum untuk menegaskan pesan Gubernur Koster bahwa Bali adalah tanah suci yang harus dijaga bersama, tanpa memberi ruang bagi anarkisme yang mengancam harmoni masyarakat.(yud/ub)