Tragedi Pantai Mengening, Dua Pemancing Asal Jember Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

0
108
Pencarian tiga warga asal Jember yang terseret arus saat memancing di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, mulai menemukan hasil.
Pencarian tiga warga asal Jember yang terseret arus saat memancing di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, mulai menemukan hasil. Sumber foto: Istimewa

UPDATEBALI.com, BADUNG – Pencarian tiga warga asal Jember yang terseret arus saat memancing di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, mulai menemukan hasil.

Hingga Jumat 29 Agustus 2025 pagi, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua orang dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya menjelaskan, korban pertama ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA oleh seorang warga yang tengah berolahraga di Pantai Nyanyi, berjarak kurang lebih 785 meter dari lokasi awal kejadian. Tubuh korban terlihat dalam posisi telungkup di bibir pantai.

Baca Juga:  Melalui Program Cerdas Tangkas, Polsek Densel Tingkatkan Kembali Ketrampilan Peraturan Baris Berbaris

“Saksi kemudian meminta bantuan petugas keamanan villa setempat untuk menarik korban ke darat dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang,” jelasnya.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Mohammad Rohmat (36), warga Dusun Krangkongan, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Umbul Sari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jenazahnya langsung dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Singasana Kediri, Tabanan.

Baca Juga:  Korban Terseret Arus di Pantai Batu Belig Ditemukan Meninggal Dunia

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 11.20 WITA, tim gabungan kembali menemukan jasad korban kedua di Pantai Nyanyi, sekitar 486 meter dari penemuan pertama. Korban diketahui bernama Akhmad Romli (34), warga Dusun Kapuran, Grenden, Kecamatan Puger, Jember. Jenazahnya dievakuasi ke RSUD Singasana Nyitdah, Tabanan menggunakan ambulans Bhuana Bali Rescue.

“Hingga saat ini, satu korban lain bernama Riko Sugeng Irawan (24), warga Dusun Purwa Sari, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Umbul Sari, masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Baca Juga:  594 Mahasiswa Ikuti PKKMB FIB Unud Tahun 2022

Tim SAR gabungan telah mengerahkan pencarian di laut menggunakan jetski dan rubber boat masing-masing dengan cakupan 10 NM². Sementara tim darat menyisir sepanjang pantai ke arah utara dan selatan sejauh 3,5 km dari titik kejadian. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, dengan angin kencang, hujan, serta gelombang tinggi, menjadi tantangan besar dalam proses pencarian.

Sidakarya menegaskan pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban terakhir ditemukan.(den/ub)