UPDATEBALI.com, BULELENG – Kasus perkelahian berdarah yang terjadi di Eks Pelabuhan Buleleng, pada Selasa 24 Juni 2025 terus diusut. Terbaru polisi telah memeriksa tiga orang saksi, bahkan dalam waktu dekat pelaku perkelahian akan dirilis ke publik.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli menerangkan, pasca dilaporkan melalui Unit Reaksi Cepat (URC) 110, Tim Sigap Polsek Singaraja segera mendatangi lokasi kejadian. Perkelahian itu diduga terjadi secara spontan, mengingat antara korban dan pelaku tidak saling kenal. Akibatnya ada korban luka pada kaki yang saat itu segera dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan perawatan medis.
“Tindakan kita yang pertama adalah membantu korban. Membawa ke rumah sakit agar segera mendapat penanganan, sekaligus visum untuk menunjang penyelidikan,” Kata dia, Kamis 26 Juni 2025.
Kemudian dalam proses penyelidikan, polisi menerangkan sudah ada tiga saksi yang telah dimintai keterangan. Diantaranya korban bernama I Gede F Sandy Putra (21), serta dua pengunjung yang sempat melerai perkelahian. Diakui pula korban juga sudah melapor secara resmi atas peristiwa yang dia alami.
Kompol Juli mengungkapkan, dugaan awal perkelahian ini gara-gara kesalahpahaman. Sebab antara korban dan pelaku ini tidak saling kenal. Dari keterangan korban, saat itu ia hendak membeli variasi sepeda motor. Setibanya di perempatan jalan Diponegoro, ia berpapasan dengan pelaku.
“Diduga saat di perempatan jalan, keduanya hampir tabrakan. Mungkin karena ada saling pandang hingga terjadi cekcok, mereka kemudian ke pelabuhan untuk berkelahi,” Terangnya.
Selain meminta keterangan saksi-saksi, polisi juga sudah memeriksa kamera CCTV termasuk video yang beredar di media sosial. Tujuannya untuk mengidentifikasi pelaku serta memperjelas berapa orang yang terlibat perkelahian.
“Identitas pelaku masih kami selidiki. Memang ada beberapa yang kita curigai, namun mengenai identitasnya, akan kami sampaikan nanti setelah bukti-bukti hasil penyelidikan lengkap,” Tandas dia.(Dna/ub)





