Putri Koster Dorong Revitalisasi Taman Pujaan Bangsa Margarana sebagai Ruang Edukasi Sejarah

0
308
Taman Pujaan Bangsa Margarana, sebagai salah satu situs sejarah perjuangan rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan
Taman Pujaan Bangsa Margarana, sebagai salah satu situs sejarah perjuangan rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan. Sumber foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, TABANAN – Taman Pujaan Bangsa Margarana, sebagai salah satu situs sejarah perjuangan rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan, menjadi fokus perhatian Ny. Putri Suastini Koster dalam kunjungannya pada Rabu 18 Juni 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Putri Koster menekankan pentingnya perawatan dan pemanfaatan taman sebagai media pembelajaran nilai-nilai patriotisme bagi generasi muda.

“Lokasi ini bukan hanya tempat mengenang perjuangan, tetapi juga sarana yang ideal untuk menanamkan rasa nasionalisme pada anak-anak kita,” ungkapnya saat melakukan peninjauan.

Baca Juga:  Pertamina Goes to Campus 2026 Hadir di Kendari, Mahasiswa Diajak Ambil Peran di Sektor Energi

Selama kunjungan, Putri Koster menilai sejumlah fasilitas masih dalam kondisi cukup baik. Namun, ia mencatat beberapa area perlu perbaikan, seperti jalur pejalan kaki dan fasilitas pendukung di area sekitar taman. Ia juga mengingatkan agar pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang segera diganti demi keselamatan pengunjung.

“Kita perlu memperhatikan keberlanjutan ruang hijau ini, termasuk dengan memanfaatkan daun gugur untuk kompos, bukan dibakar,” tambahnya.

Baca Juga:  Hari Ibu ke-97, Putri Koster Dorong Perempuan Bali Jadi Penguat Keluarga dan Generasi Unggul

Putri Koster juga mengusulkan langkah-langkah sederhana namun bermakna, seperti pemutaran rutin lagu-lagu perjuangan dan nasionalisme di area taman sebagai sarana membangun semangat cinta tanah air di kalangan pelajar yang berkunjung.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengunjungi Museum Sejarah Perjuangan Margarana, melihat langsung artefak bersejarah yang berkaitan dengan Perang Puputan Margarana pada 20 November 1946. Kunjungan ini didampingi oleh Kepala Taman, A. A. Nanik Suryani.

Baca Juga:  Putri Suastini Koster Ajak Generasi Muda Bersinar di Malam Apresiasi Sastra Teater Angin

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga keberadaan situs sejarah sebagai sumber inspirasi dan karakter bangsa, sekaligus mengangkat nilai edukatif taman-taman bersejarah di Bali.(yud/ub)