UPDATEBALI.com, BADUNG — Serangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, dan Ngusaba Nini berlangsung khidmat di Pura Ulun Swi, Banjar Dukuh Moncos, Desa Sobangan, Mengwi pada Jumat, 9 Mei 2025.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir secara langsung untuk mengikuti prosesi Tawur Agung dan turut menandatangani prasasti sebagai tanda dukungan atas pelaksanaan karya suci tersebut.
Bupati didampingi oleh Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, serta disambut hangat oleh masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, Adi Arnawa juga menyerahkan secara simbolis Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2024 senilai lebih dari Rp499 juta, serta dana punia pribadi sebesar Rp20 juta. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bendesa Adat Dukuh Moncos, I Made Sukada.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur bisa ikut serta dalam rangkaian karya. Ia mengajak warga untuk senantiasa memohon restu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan semangat kebersamaan dalam setiap pelaksanaan upacara adat.
“Sebagai pemimpin di Kabupaten Badung, saya mengimbau seluruh krama agar terus menjaga keharmonisan dan kebersamaan dalam melaksanakan karya ini. Ketertiban dan gotong royong menjadi fondasi utama, apalagi Badung adalah daerah pariwisata yang mengedepankan kedamaian dan keteraturan,” ujarnya.
Bendesa Adat Dukuh Moncos, I Made Sukada, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Badung. Ia melaporkan bahwa seluruh banten yang digunakan dalam karya dibuat secara swadaya oleh krama desa. Puncak karya akan dilaksanakan pada 13 Mei mendatang, dengan pelaksanaan dipuput oleh sembilan Ida Pedanda. Yajamana karya adalah Ida Pedanda Gede Oka Watulumbang Manuaba dari Griya Magelung, Desa Baha, Mengwi.
Acara ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Laka, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana beserta unsur tripika, Perbekel Desa Sobangan I Ketut Tirtayasa, serta para bendesa dan prajuru dari Desa Adat Ayunan, Desa Sobangan, dan Dukuh Moncos.(den/ub)





