
UPDATEBALI.com, KARANGASEM – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Karya Tawur Agung Tabuh Gentuh Pedudusan Agung, Suda Bumi, dan Yama Raja yang puncaknya akan berlangsung pada 3 April mendatang di Desa Adat Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta menyampaikan kebanggaannya terhadap kekompakan dan kebersamaan warga setempat dalam melaksanakan karya tersebut.
“Saya sangat bangga dengan keeratan pesametonan krama di sini, bangga dengan rasa menyama braya yang kuat, sehingga mampu memikul tanggung jawab untuk melaksanakan karya tawur agung. Dengan rasa saling memiliki dan bekerja sama tentu akan menjadikan pekerjaan lebih ringan, dan lebih cepat tertangani,” ungkapnya.
Wagub Giri Prasta menambahkan, dengan adanya rasa saling asah, asih, dan asuh, serta semangat salunglung sabayantaka, dirinya yakin upacara ini akan mampu menjaga dan melestarikan kehidupan masyarakat yang berlandaskan agama, adat-istiadat, seni, dan budaya.
Karya Tawur Agung ini telah dipersiapkan sejak sebulan lalu, melibatkan seluruh krama adat dari tujuh banjar yang ada di desa tersebut, dengan total 460 kepala keluarga. Pelaksanaan karya ini dijalankan dengan semangat sinergi dan gotong royong yang kuat antarwarga, dan diperkirakan akan berlangsung hingga 5 April mendatang.
Upacara ini merupakan rangkaian dari piodalan pura setempat dengan tujuan untuk menyeimbangkan kekuatan sekala dan niskala. Sebagai simbol keberhasilan upacara ini, seekor kerbau digunakan dalam prosesi yang diharapkan mampu membawa kedamaian bagi warga dan lingkungan sekitar.
“Kita jaga taksu wilayah desa ini dengan hidup rukun berdampingan, baik antara sesama manusia dengan lingkungan atau alam semesta, manusia dengan manusia, dan terutama hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sebagai sang pencipta,” ujar Jro Mangku Sudarmayasa, Pasek/Bendesa Desa Adat Geriana Kangin.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upacara ini, Wakil Gubernur Giri Prasta juga menyerahkan dana punia pribadi sebesar Rp25 juta untuk kelengkapan upakara. (yud/ub)


