UPDATEBALI.com, BULELENG – Mulai 1 Februari 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng akan melaksanakan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi masyarakat yang berulang tahun.
Program ini juga berlaku untuk warga yang berulang tahun pada Januari, sehingga mereka dapat memanfaatkan layanan tersebut pada 1 Februari, sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan yang menetapkan Februari sebagai bulan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Kami mulai di 1 Februari. Warga yang berulang tahun pada Januari dapat ikut memeriksakan diri di tanggal ini,” ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Nyoman Budiastawan, saat ditemui Jumat, 10 Januari 2025.

Program ini bertujuan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang mungkin belum disadari masyarakat.
“Deteksi dini sangat penting agar kita bisa melakukan intervensi medis lebih cepat sebelum penyakit berkembang lebih parah,” tambah Budiastawan.
Pemeriksaan kesehatan gratis ini mencakup berbagai layanan sesuai kelompok usia, mulai dari balita, remaja, dewasa, hingga lansia. Jenis pemeriksaan yang disediakan meliputi deteksi penyakit jantung, diabetes, hipertensi, obesitas, hingga pemeriksaan indra pendengaran dan penglihatan, serta deteksi dini kanker.
Sebagai persiapan, Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan seluruh Puskesmas di Kabupaten Buleleng dan menetapkan standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan. Jalur pemeriksaan kesehatan akan dipisahkan dari pasien yang datang untuk pengobatan rutin.
Masyarakat hanya perlu membawa kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu BPJS untuk mengakses layanan ini. Anak-anak di bawah 17 tahun dapat menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA). Pendaftaran juga dapat dilakukan melalui aplikasi Satu Sehat. Menariknya, wisatawan yang berulang tahun di Bali juga bisa memanfaatkan layanan ini di fasilitas kesehatan terdekat.
Budiastawan memastikan tidak akan ada pembatasan kuota harian di Puskesmas.
“Kami siap melayani semua warga yang datang untuk pemeriksaan, meskipun kami memprediksi akan ada lonjakan peserta di bulan Februari,” tegasnya.
Program ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat Buleleng terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
“Dengan deteksi dini, kita dapat mengatasi berbagai penyakit lebih cepat, sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif,” tutup Budiastawan. (adv/ub)





