Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Ngeratep dan Melaspas di Pura Penataran Sari Desa Adat Petang

0
205
Bupati Giri Prasta menghadiri Karya Upacara Ngeratep, Melaspas dan Pasupati Tapakan Ida Bhatara di Pura Penataran Sari Desa Adat Petang, Minggu (5/1).
Bupati Giri Prasta menghadiri Karya Upacara Ngeratep, Melaspas dan Pasupati Tapakan Ida Bhatara di Pura Penataran Sari Desa Adat Petang, Minggu (5/1). Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Krama pengempon Pura Penataran Sari Desa Adat Petang, Kecamatan Petang, melaksanakan upacara Ngeratep, Melaspas, dan Pasupati Tapakan Ida Bhatara yang bertepatan dengan Rahina Redite Wuku Ugu, Minggu, 5 Januari 2025.

Upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Kemenuh Gianyar ini dihadiri oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara, Nyoman Artawa, Camat Petang beserta unsur tripika, Perbekel Desa Petang, Bendesa Adat Petang, tokoh masyarakat, serta pengempon pura setempat.

Baca Juga:  Umat Kristiani Jembrana Gelar Perayaan Natal Bersama

Sebagai bentuk dukungan terhadap upacara tersebut, Bupati Giri Prasta secara pribadi menyerahkan punia sebesar Rp 30 juta.

Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta mengungkapkan rasa bahagianya karena masyarakat setempat dan pengempon pura telah melaksanakan karya Dewa Yadnya dengan semangat dan gotong royong.

“Karya ini harus dilaksanakan sebagai wujud bakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Saya harap masyarakat harus gotong royong bersatu agar semua berjalan dengan baik dan lancar,” ucapnya.

Baca Juga:  Bupati Badung Hadiri Loka Sabha Ke-IX MGPSSR Kabupaten Klungkung

Bupati Giri Prasta juga berharap melalui karya ini, masyarakat akan mendapatkan kerahayuan sekala dan niskala, serta membawa kesejahteraan, kedamaian, dan keberkahan bagi seluruh warga.

“Segilik seguluk sebayantaka, paras-paros sarpa naya, serta gemah ripah loh jinawi,” tambahnya.

Prawartaka karya I Wayan Tuwi menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Giri Prasta yang telah hadir dan memberikan dukungan serta doa dalam acara tersebut.

Ia melaporkan bahwa total biaya yang dikeluarkan untuk upacara Melaspas dan Ngeratep petakan Ida Bhatara di Pura Penataran Sari Desa Adat Petang ini mencapai Rp 945 juta, yang sebagian besar berasal dari Dana Desa Petang sebesar Rp 700 juta, dengan sisa dana berasal dari punia krama pengempon pura.

Baca Juga:  Puluhan Karyawan PT Angkasa Pura Supports Ikuti Pelatihan Berkendara Aman dari Astra Motor Bali

Upacara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Adat Petang dalam mempererat tali persaudaraan dan semangat gotong royong dalam menjaga dan merawat tempat suci mereka. (den/ub)