Pemprov Bali Luncurkan Program SI-KENCANA DUTA BALI untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sektor Pariwisata

0
503
Pemprov Bali Luncurkan Program SI-KENCANA DUTA BALI untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sektor Pariwisata. Sumber Foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, secara resmi meluncurkan Program SI-KENCANA DUTA BALI di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Jumat, 27 September 2024.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di sektor pariwisata Bali, dengan fokus pada hotel-hotel berbintang yang berada di daerah rawan bencana.

Sebagai bagian dari program ini, diserahkan Sertifikat Sertifikasi Kesiapsiagaan Bencana kepada 21 hotel berbintang di Bali. Dari jumlah tersebut, 13 hotel menerima sertifikasi ulang (re-sertifikasi), sementara 8 hotel lainnya memperoleh sertifikasi baru.

Baca Juga:  Sekda Bali Tegaskan Pentingnya Penanganan Sampah Laut dalam Aksi Bersih Pantai Kedonganan

Kepala BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, menyatakan bahwa hingga saat ini, 106 dari total 489 hotel berbintang di Bali telah tersertifikasi. Targetnya, setengah dari total hotel tersebut akan selesai tersertifikasi pada Mei 2026.

Program SI-KENCANA DUTA BALI merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Bali untuk mengurangi risiko bencana di sektor pariwisata, terutama bagi akomodasi di daerah pesisir yang rawan terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami.

Baca Juga:  BPBD Bali Serahkan Sertifikasi SI-KENCANA untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Pariwisata

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah berkolaborasi dengan dunia usaha guna memperkuat ketahanan sektor pariwisata terhadap ancaman bencana.

Dewa Made Indra menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana di sektor pariwisata, mengingat banyak akomodasi berada di wilayah pantai yang rentan.

“Sektor pariwisata sangat sensitif terhadap isu-isu keamanan, termasuk bencana alam. Sedikit saja isu bencana dapat berdampak besar pada kinerja sektor ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan bencana adalah hal krusial, terutama untuk melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan secara ekonomi saat terjadi bencana.

Baca Juga:  Bakar Semangat Anggota Pengamanan KTT G20, Kapolri: Jadikan Ini Kebanggaan dan Kehormatan Kalian

Dengan adanya sertifikasi kesiapsiagaan ini, diharapkan pelaku usaha pariwisata dapat lebih siap dalam menghadapi potensi bencana, serta membangun infrastruktur yang lebih tahan gempa dan memiliki rencana penanganan bencana yang matang.

Program SI-KENCANA DUTA BALI menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pariwisata Bali, menjadikannya lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan alam yang dapat memengaruhi industri pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah ini. (yud/ub)