Wabup Badung Pimpin Rapat Pengendalian Inflasi Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan

0
306
Wabup Ketut Suiasa saat memimpin Rapat HLM TPID Kabupaten Badung, di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung, Rabu (18/9). Sumber Foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, memimpin Rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM TPID) Kabupaten Badung pada Rabu, 18 September 2024.

Rapat ini membahas topik utama “Mewujudkan Inflasi yang Rendah dan Stabil serta Menjaga Ketersediaan Pasokan dan Kestabilan Harga Barang Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.” Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati, Puspem Badung.

Baca Juga:  76 Bikers Honda Community Bali Siap Gas ke Honda Bikers Day 2026, Safety Riding Jadi Bekal Utama

Dalam rapat tersebut, hadir beberapa tokoh penting, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung, IB. Gede Arjana, Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Bali, Gusti Agung Diah Utari, serta sejumlah pejabat terkait.

Rapat membahas inflasi di Kabupaten Badung, di mana pada bulan Agustus 2024 tercatat deflasi sebesar -0,09% dibanding bulan sebelumnya. Sementara inflasi dari tahun ke tahun, Agustus 2023 hingga Agustus 2024, tercatat sebesar 2,05%, di bawah rata-rata nasional.

Baca Juga:  Wabup Bagus Alit Terima Kunjungan Bupati Kendal, Perkuat Sinergi Tingkatkan Pendapatan Daerah

Wakil Bupati I Ketut Suiasa mengingatkan bahwa distribusi bahan pokok masyarakat harus diperhatikan, terutama menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, yang biasanya menyebabkan kenaikan harga komoditas.

Dalam tiga Galungan terakhir, barang-barang seperti beras, bawang merah, cabai, telur, daging ayam ras, gas LPG, serta daging babi mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Bali, Gusti Agung Diah Utari, juga menekankan pentingnya optimalisasi 4K (Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi Rantai Pasok, dan Komunikasi Efektif) untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan. (den/ub)