spot_img
spot_img
BerandaBaliSurvei PPKom Triwulan II 2024, Harga Properti Komersial Bali Alami Kenaikan Signifikan

Survei PPKom Triwulan II 2024, Harga Properti Komersial Bali Alami Kenaikan Signifikan

UPDATEBALI.com, DENPASAR — Hasil Survei Perkembangan Properti Komersial (PPKom) menunjukkan adanya kenaikan harga properti komersial di Provinsi Bali pada triwulan II 2024. Indeks Harga Properti Komersial Provinsi Bali tercatat pada angka 115,28, mengalami pertumbuhan sebesar 6,40% (yoy) dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun lalu yang tercatat 108,35.

Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan harga sewa properti ritel dan apartemen. Harga sewa properti ritel mengalami kenaikan sebesar 15,09% (yoy), sedangkan harga sewa apartemen meningkat sebesar 9,71% (yoy).

Baca Juga:  Langkah Cepat Disperinaker Badung, Posko PHK Siap Tampung Pekerja Terdampak Penertiban

Kenaikan tersebut mengungguli pertumbuhan triwulan sebelumnya yang masing-masing tercatat sebesar 6,93% (yoy) untuk sewa ritel dan 7,55% (yoy) untuk sewa apartemen. Sementara itu, harga sewa hotel dan perkantoran juga meningkat, meskipun dengan laju pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya, yaitu sebesar 5,91% (yoy) dan 3,50% (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja dalam siaran persnya menjelaskan bahwa, peningkatan harga properti komersial ini didorong oleh meningkatnya aktivitas pariwisata selama triwulan II, terutama selama periode high season dan liburan sekolah. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Permintaan Properti sebesar 5,51% (yoy) pada triwulan II 2024. Permintaan properti meningkat signifikan pada sektor sewa perkantoran (33,81% yoy), sewa ritel (23,96% yoy), dan hotel (3,17% yoy).

Baca Juga:  Gairahkan Ekonomi Kreatif, Buleleng Siap Gelar Buleleng Fashion Festival 2024

“Peningkatan permintaan ini juga sejalan dengan pertumbuhan lapangan usaha Real Estate dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Bali yang meningkat sebesar 2,16% (yoy) pada triwulan II 2024,” ujarnya pada Senin, 19 Agustus 2024.

Di sisi lain, Indeks Supply/Pasokan Properti Komersial mengalami pertumbuhan sebesar 2,15% (yoy), pulih dari kontraksi sebesar -0,97% (yoy) pada triwulan sebelumnya. Peningkatan pasokan terutama terjadi pada kategori properti ritel dan apartemen.

Baca Juga:  Melalui Masikian Festival, Bupati Tamba Ajak Anak Muda Lebih Kreatif

Bank Indonesia terus mendukung pertumbuhan sektor properti yang berkualitas melalui penyaluran kredit atau pembiayaan perbankan serta penguatan kebijakan makroprudensial, termasuk Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM), guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan pemantauan harga, pasokan, dan permintaan properti yang akurat.(yan/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments