UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Taman Lalu Lintas di areal Taman Pecangakan Jembrana.
Pembangunan taman ini merupakan hasil sinergitas antara Polres Jembrana dan Pemkab Jembrana, yang bertujuan sebagai wahana pendidikan, rekreasi, dan taman kota, pada Minggu, 28 Juli 2024.
Biaya pembangunan Taman Lalu Lintas bersumber dari APBD Kabupaten Jembrana. Dalam sambutannya, Bupati Tamba menyambut baik inisiatif pembangunan ini dan berharap proyek tersebut dapat selesai tepat waktu.
“Astungkara pembangunan taman lalu lintas ini dapat berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu. Disamping itu, nantinya taman lalu lintas ini sebagai sarana edukasi kepada anak-anak tentang keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Selain membahas taman lalu lintas, Bupati Tamba juga menyampaikan rencana penataan kawasan Gedung Kesenian Bung Karno. Ia menjelaskan bahwa dari pintu masuk, dua patung singa akan diganti dengan patung Makepung sebagai ikon Jembrana. Panggung juga akan mengalami beberapa perubahan dengan mengutamakan arsitektur Bali.
Tamba menambahkan bahwa jembatan yang selama ini hanya satu untuk akses keluar dan masuk akan ditambah lagi dengan jembatan khusus pejalan kaki dari trotoar menyeberangi kolam menuju kawasan utama gedung. Jogging track luar yang mengelilingi kawasan Gedung Bung Karno dan railing juga akan diganti. Selain itu, akan ada tambahan bangunan satu lantai yang tergabung berupa gedung VIP yang bisa menampung lebih banyak tamu dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Juga akan menambah gedung yang luasannya lebih kecil dengan peruntukkan gedung super VVIP serta pemuteran film,” ungkapnya.
Wakapolres Jembrana, Kompol I Made Kanton, mewakili Kapolres Jembrana, menyatakan bahwa perencanaan pembangunan taman lalu lintas ini merupakan ide koperatif antara Polres Jembrana dengan Pemkab Jembrana. Ia mengucapkan terima kasih atas komitmen Bupati Tamba dalam mendukung proyek ini.
“Bapak Kapolres mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas komitmen Bapak Bupati. Respon tahun lalu tidak sekedar pemuas, tetapi memang orientasi Bapak Bupati dalam hal-hal yang menyangkut masyarakat, apalagi menyiapkan anak-anak usia dini utamanya temanya bagaimana berkeselamatan lalu lintas benar-benar komitmen yang harus diwujudkan,” ucapnya.
Kompol Kanton berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan nantinya taman ini tidak hanya sekedar menjadi tempat nongkrong bagi anak-anak muda, tetapi juga menjadi tempat edukasi bagi anak-anak PAUD dan TK beserta orang tua mereka.
“Semoga berjalan lancar dan kita lihat dari gambar itu, tidak ada yang dikurangi dari fungsi lahan ini, fungsi resapannya masih berfungsi dan tidak ada yang dikurangi. Yang bertambah adalah dari sisi medianya atau substansinya, jadi tidak hanya sekedar nongkrong untuk anak-anak muda, tetapi akan bertambah nanti tempat untuk anak-anak PAUD dan TK, dan juga orang tuanya akan punya media di sini, tidak hanya bermain tetapi sekalian mendidik,” pungkasnya.
Pembangunan Taman Lalu Lintas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Jembrana, terutama dalam edukasi keselamatan berlalu lintas dan pelestarian budaya. (yud/ub)





