Pj Gubernur Bali Hadiri Puncak Karya Panca Wali Krama di Lumajang

0
404
Pj Gubernur Bali Hadiri Puncak Karya Panca Wali Krama di Lumajang
Pj Gubernur Bali Hadiri Puncak Karya Panca Wali Krama di Lumajang. Sumber foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, LUMAJANG – Pj. Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, didampingi Sekda Dewa Made Indra serta pimpinan perangkat daerah Provinsi Bali, menghadiri Puncak Karya Panca Wali Krama di Pura Mandara Giri Semeru Agung.

Upacara puncak yang berlangsung di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini bertepatan dengan Purnama Kasa, pada Sabtu (Saniscara Pon Shinta), 20 Juli 2024.

Saat Pj. Gubernur Mahendra Jaya beserta rombongan tiba di pura, prosesi upacara dan sesolahan Topeng Sidakarya sedang berlangsung. Sesolahan ini dibawakan oleh Wakil Gubernur Bali Periode 2018-2023, Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace).

Baca Juga:  Basarnas Minta Pemudik Hubungi Call Center 115 jika Alami Kedaruratan

Kehadiran rombongan Pj. Gubernur Mahendra Jaya yang juga didampingi oleh Dirut BPD Bali, I Nyoman Sudharma, disambut hangat oleh keluarga besar Puri Agung Ubud, Panglingsir Puri Ageng Mengwi, serta Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa. Sebelum memulai persembahyangan, Pj. Gubernur Mahendra Jaya menyerahkan Buku Bhagawad Gita kepada Ketua PHDI Lumajang, Teguh Widodo, S.Sos.

Persembahyangan dilaksanakan dua kali, sebelum dan sesudah prosesi nedunang Ida Bhatara. Dalam prosesi ini, Pj. Gubernur Mahendra Jaya turut ngaturang ayah dan mundut Ida Bhatara Lingsir tedun dari Padma Naba menuju Peselang. Persembahyangan diakhiri dengan nunas tirta dan bija, ditutup dengan penyerahan punia oleh Pj. Gubernur Mahendra Jaya kepada Ketua PHDI Lumajang, Teguh Widodo.

Baca Juga:  Tak Hanya Tempat Membaca, Perpustakaan Desa di Jembrana Disiapkan Jadi Pusat Pemberdayaan

Persembahyangan tersebut diikuti oleh ribuan umat Hindu dari kawasan Lumajang dan sekitarnya, serta Pj. Gubernur Mahendra Jaya beserta rombongan dari Bali.

Di sela-sela upacara, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati selaku Manggala Karya menjelaskan bahwa prosesi upacara berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB. Selama upacara, ditampilkan beberapa Tari Wali dari Bali dan Tengger. Tjokorda menambahkan, Ida Bhatara akan nyejer selama 15 hari dan akan diakhiri dengan upacara nyineb pada 4 Agustus 2024. Selama Ida Bhatara nyejer, bakti penganyar akan dilakukan setiap hari oleh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali dan beberapa kabupaten di wilayah Jawa Timur secara bergantian.

Baca Juga:  Kerja Nyata TP PKK Provinsi Bali Selama Tahun 2019-2022, Putri Koster Terjun Langsung Membantu Masyarakat

Cok Ace juga menjelaskan bahwa ini adalah karya Panca Wali Krama yang ketiga sejak berdirinya Pura Mandara Giri Semeru Agung pada tahun 1992. Karya Panca Wali Krama ini diawali dengan rangkaian upacara seperti Mupuk Pedagingan pada 6 Juli 2024, Melasti pada 15 Juli 2024, dan Tawur Panca Wali Krama pada 18 Juli 2024. Upacara ini melibatkan umat Hindu Bali dan Jawa Timur serta menggunakan sarana 13 ekor kerbau. (yud/ub)