Resmi Dibuka, MIPC 2024 di Buleleng Dorong Pemahaman Hak Kekayaan Intelektual

0
318
Resmi Dibuka, MIPC 2024 di Buleleng Dorong Pemahaman Hak Kekayaan Intelektual
Resmi Dibuka, MIPC 2024 di Buleleng Dorong Pemahaman Hak Kekayaan Intelektual. Sumber foto: Humas Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Kabupaten Buleleng memulai rangkaian acara Mobile Intellectual Property Clinic (MIPC) 2024 dengan semangat tinggi di Gedung Gede Manik, Rabu 19 Juni 2024.

Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual ini menarik perhatian masyarakat dengan fokus pada konsultasi dan sosialisasi tentang hak kekayaan intelektual (KI).

MIPC 2024 bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai perlindungan dan pendaftaran hak kekayaan intelektual. Hari pertama acara ini diisi dengan sesi konsultasi yang dipimpin oleh tim ahli dari DJKI, membahas berbagai aspek seperti hak paten, desain industri, dan merek dagang.

Baca Juga:  Bali Jagadhita 2025 Resmi Dibuka, Dorong Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Investasi dan UMKM Berkelanjutan di Balinusra

Analisis Kebijakan dari Balai Penelitian dan Pengembangan Inovasi Buleleng, Made Roy Astika, menjelaskan bahwa kegiatan ini strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi produk lokal melalui perlindungan hukum atas inovasi dan kreasi masyarakat.

“MIPC tidak hanya memberikan pelayanan konsultasi, tetapi juga membuka wawasan tentang manfaat memiliki sertifikat KI bagi pelaku usaha kecil dan menengah serta masyarakat umum,” ujar Made Roy Astika.

Baca Juga:  Bus Rombongan SMP Asal Jabar Tabrak Dua Pemotor di Purworejo

Pembukaan resmi MIPC besok, tanggal 20 Juni 2024, diharapkan akan dihadiri oleh pejabat tinggi dari DJKI serta perwakilan OPD dan Muspida Kabupaten Buleleng. Sebanyak 28 sertifikat hak kekayaan intelektual direncanakan akan diserahkan kepada pemilik karya, termasuk hak merek, hak cipta, ekspresi budaya tradisional, dan sumber daya genetik.

Acara hari pertama juga memamerkan produk-produk unggulan Buleleng serta pertunjukan seni dan budaya lokal, seperti Tari Teruna Jaya dan Tari Pancasila, yang menjadi bagian dari ekspresi kekayaan budaya daerah.

Baca Juga:  Barati Cup 2024 di Bali Raih Apresiasi dari Menpora Indonesia

MIPC 2024 di Buleleng diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap kekayaan intelektual.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan layanan yang tersedia, guna mendukung kemajuan ekonomi berbasis inovasi di Buleleng,” tutup Made Roy Astika.(adv/ub)