UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung yang diwakili oleh Sekda I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Paruman Agung XI Pratisentana Ki Bendesa Gerih se-Bali di ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, pada Minggu, 16 Juni 2024.
Pembukaan acara ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda Adi Arnawa. Paruman Agung kali ini mengusung tema “Implementasi Bhisama Ida Bhatara Kawitan dalam rangka Memperkuat Pasemetonan Warih Ki Bendesa Gerih seluruh Bumi.” Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan secara simbolis hibah senilai Rp 1,7 miliar lebih untuk pembangunan Pura Dalem Bagendra Sari Gerih dan peluncuran Babad Ki Bendesa Gerih Warih Dalem Segening.
Dalam sambutannya, Sekda Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Paruman Agung XI Pratisentana Ki Bendesa Gerih seluruh Bali. Ia menekankan bahwa acara ini sangat penting dan strategis sebagai wadah untuk menyatukan pikiran seluruh Pasemetonan Pratisentana Ki Bendesa Gerih, guna bersama-sama meningkatkan sradha bhakti dan pasemetonan dalam menjalankan dharmaning agama dan dharmaning negara. Adi Arnawa juga mengajak Pratisentana Ki Bendesa Gerih untuk bersama-sama pemerintah membangun Badung dan Bali dengan adat dan budaya yang berlandaskan ajaran agama Hindu.
“Semoga Paruman Agung ini dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan keputusan yang dapat disepakati oleh semua semeton dalam upaya ke depan untuk tetap bersatu serta melestarikan dresta dan budaya yang menjadi warisan para leluhur,” harap Adi Arnawa.
Ketua Umum Pratisentana Ki Bendesa Gerih Pusat, I Nyoman Gde Betha Aryawan, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah memfasilitasi terlaksananya Paruman Agung Ki Bendesa Gerih se-Bali.
Ia menjelaskan bahwa tujuan Paruman Agung ini adalah untuk mensosialisasikan Babad Ki Bendesa Gerih, khususnya kepada generasi muda. Paruman Agung ini juga bertujuan untuk mengangkat permasalahan di akar rumput di setiap banjar, menyatukan visi misi Pusat untuk menyatukan semeton se-Nusantara, serta mencari solusi terkait Babad Ki Bendesa Gerih.
I Nyoman Gde Betha Aryawan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung yang telah banyak membantu Pratisentana Ki Bendesa Gerih melalui berbagai bantuan hibah dan BKK, di antaranya adalah bantuan untuk pembangunan Wantilan di Ungasan sebesar Rp 1,2 miliar, pembangunan Paibon Tangkas Sari sebesar Rp 2,4 miliar, Dadia Agung di Br. Pande Mengwi sebesar Rp 700 juta, Panti Bendesa Gerih di Babakan Kawan sebesar Rp 1,9 miliar, serta bantuan untuk Ki Bendesa Gerih Pusat sebesar Rp 1,7 miliar lebih. (den/ub)





