Canangkan Pariwisata Terintegrasi, Bali Segera Implementasikan AI di Kegiatan Pariwisata

0
823
Canangkan Pariwisata Terintegrasi, Bali Segera Implementasikan AI di Kegiatan Pariwisata
Canangkan Pariwisata Terintegrasi, Bali Segera Implementasikan AI di Kegiatan Pariwisata. Sumber foto: Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Langkah menuju integrasi sistem pariwisata yang efektif dan sistematis di Bali semakin mendekati kenyataan dengan rencana penerapan Artificial Intelligence (AI) yang diumumkan oleh Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana. Pernyataan ini disampaikan saat menjadi pembicara utama dalam seminar yang digelar di Kawasan Ekonomi Khusus, Kampus UID Bali, pada Sabtu, 15 Juni 2024.

Baca Juga:  Menyikapi Transformasi Digital, HR Convention 2024 Bahas Masa Depan SDM di Sektor Pariwisata
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana. Sumber foto: Kominfosanti Buleleng

Adnyana menjelaskan bahwa penerapan AI direncanakan untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang terintegrasi dengan baik, menghubungkan berbagai akomodasi dan layanan pendukung dalam satu sistem yang efisien.

“Kami sedang mempersiapkan implementasi ini karena integrasi sistem pembayaran dan layanan lainnya memerlukan koordinasi yang matang. Kami berharap tahun ini bisa mewujudkannya,” katanya.

Kerjasama lintas sektor menjadi kunci dalam proses ini, seperti yang telah terbukti dalam pengalaman sebelumnya dengan penerapan sistem pembayaran wisatawan asing melalui Bank BPD.

Baca Juga:  Nuanu Creative City Rampungkan Tahap Pertama, Resmi Jadi Pusat Kreativitas Baru di Bali

Adnyana juga mengungkapkan harapannya agar sistem pembayaran tiket destinasi wisata di Bali dapat beralih sepenuhnya ke platform online, menggantikan sistem manual yang masih dominan saat ini.

“Salah satu manfaat teknologi adalah mempercepat kemajuan. Misalnya, para pengemudi dapat menggunakan AI untuk menemukan rute terbaik dan menghindari kemacetan, seperti saat perjalanan ke Ubud,” tambahnya.

Baca Juga:  Ciptakan Mahasiswa Siap Kerja, Universitas Udayana Selenggarakan Sosialisasi Magang MBKM

Dengan langkah ini, diharapkan Bali tidak hanya meningkatkan efisiensi dalam pelayanan pariwisata tetapi juga memperkuat daya saingnya sebagai destinasi wisata unggulan di tingkat global. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya memanfaatkan teknologi canggih untuk membawa pariwisata Bali ke era baru yang lebih terkoneksi dan responsif terhadap kebutuhan wisatawan modern. (adv/ub)