Kemensos santuni yatim korban COVID-19 selama 4 bulan di Banjarmasin

0
98

UPDATEBALI.com, Banjarmasin – Kementerian Sosial (Kemensos) RI memberikan santunan kepada anak yatim di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang orang tuanya meninggal dunia karena terpapar COVID-19, dan bantuan diberikan selama empat bulan pada tahun ini.

“Ada 16 anak yatim di daerah ini yang orang tuanya meninggal karena terpapar COVID-19,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Iwan Ristianto di Banjarmasin, Selasa.

Baca Juga:  Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar kembali Gelar Bazar Pangan

Menurut dia, bantuan (santunan) bagi anak yatim atau piatu karena COVID-19 di Banjarmasin sudah disalurkan sejak September 2021. “Ini akan berlanjut hingga Desember 2021, artinya sampai empat bulan. Tahun 2022 bagaimana kebijakannya, kita tunggu lagi,” tuturnya.

Namun, untuk saat ini 16 anak yatim dan piatu di Kota Banjarmasin yang sudah disampaikan ke Kemensos dan mereka mendapat santunan sebesar Rp200 ribu dan Rp300 ribu per bulan.

Baca Juga:  Anggota DPR harapkan Penangkapan Terukur Jamin Keadilan Kuota Ikan

“Santunan sebesar Rp200 ribu bagi anak yatim yang sudah sekolah dan Rp300 ribu bagi mereka yang belum sekolah,” ujarnya.

Iwan mengatakan santunan langsung ditransfer ke rekening anak yatim tersebut melalui Bank Mandiri.

Secara simbolis, kata Iwan, penyerahan santunan ini diberikan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini saat kunjungan kerja ke Kalsel pada bulan lalu.

Baca Juga:  Sambut Hari Raya Nyepi Gubernur Ganjar Arahkan Prosesi Tawur Agung Kesanga Terapkan Prokes

Dia meminta agar masyarakat, khususnya kelurahan, RW dan RT untuk melaporkan jika di lingkungannya ada anak yatim yang orang tuanya meninggal karena COVID-19. “Sambil jalan kita terus cari datanya ini,” tuturnya.

Pandemi COVID-19 di Kota Banjarmasin mengakibatkan 540 orang meninggal dunia. Kasus COVID-19 di kota itu selama pandemi mencapai 15.828 orang, yang berhasil sembuh 15.266 orang. (updatebali/antara)