UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Jatuh dari pohon kelapa setinggi 15 meter, seorang pria lanjut usia (lansia) di Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana Bali, meregang nyawa, Jumat 2 Januari 2024.
Dari informasi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita di areal kebun miliknya. Kapolsek Melaya, Kompol I Komang Muliyadi, mengungkapkan korban bernama Tohid (73), diduga terpeleset saat memanjat pohon kelapa untuk memetik buah.
“Korban memanjat pohon kelapa untuk memetik buah kelapa, namun nahas, korban terjatuh dan meninggal dunia,” kata Kompol Muliyadi.
Kejadian bermula saat saksi Gito (55) dan Komariyah (47) mendengar suara benda jatuh di dekat rumah mereka. Seketika, mereka melihat korban sudah tergeletak di bawah pohon kelapa dengan kondisi tidak bergerak dan wajah berdarah.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas I Melaya untuk mendapatkan pertolongan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.
Hasil olah TKP Inafis Polres Jembrana menemukan cairan yang diduga darah korban, topi milik korban, dan beberapa ranting pohon randu patah di dekat pohon kelapa.
“Dari pemeriksaan luar jenazah, ditemukan luka memar pada paha kiri, noda darah di sekitar telinga, dan bekas tanah di dada korban,” jelas Kompol Muliyadi.
Pihak keluarga korban tidak menginginkan dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Dugaan sementara, korban terjatuh karena terpeleset saat memanjat pohon kelapa. Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” pungkasnya.(dik/ub)





