spot_img
spot_img
BerandaBaliRatusan Pengunjung Padati Stand Kuliner Denpasar Festival ke-16

Ratusan Pengunjung Padati Stand Kuliner Denpasar Festival ke-16

UPDATEBALI.comDENPASAR – Perhelatan tahunan Denpasar Festival (DenFest) Ke-16 dibuka secara resmi, Jumat 22 Desember 2023 malam yang menyajikan aneka hiburan, gerai UMKM, dan aneka hidangan makanan tradisional.

Garapan Inagurasi Jayastamba menjadi penampilan pembuka gelaran tahunan Pemkot Denpasar yang berlangsung pada 22 – 25 Desember 2023.

Beragam kuliner tersaji di Denfest. Stand kopi yang sekarang ini masih digandrungi anak muda maupun orang dewasa juga turut meramaikan kuliner Mang Kakul milik Komang Sugiantara adalah seorang pengusaha yang bergerak dibidang kuliner sejak 2010

Baca Juga:  Rayakan 24 Tahun Perjalanan, Biznet Festival Bali 2024 Hadirkan Hiburan Tanpa Batas

Komang Sugiantara menjelaskan Usaha ini memprioritaskan bahan baku tradisional dalam pengelolaannya, salah satunya bahan baku kakul. Kakul menjadi bahan baku unik yang dipilih untuk pengolahan makanan tradisional sate. Selain karena keunikan memilih kakul sebagai bahan baku, adapula khasiat jika mengonsumsi kakul yaitu menurunkan kolesterol, mengatasi penyakit asma, dan lainnya. Usaha Pondok Sate

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Luncurkan Buku Spirit Denpasar Festival: Esensi Kepemimpinan Arsa Wijaya, Menata Denpasar Abad XXI

Beliau mengatakan Usaha Kuliner Mang Kakul tidak hanya memproduksi sate kakul saja, tetapi ada berbagai macam sate yang dijual pula, yaitu Sate Bekicot, Sate Jamur, Sate Cumi, Sate Ayam, Sate Alu, Sate Kelinci.

Denpasar Festival adalah “ruang pajang” bagi berbagai aktivitas kreatif masyarakat Denpasar dan sekitarnya. Setiap tahunnya, posisi dan pemaknaan “ruang pajang” ini menjadi makin strategis. Ini tak lepas dari menguatnya kesadaran tentang posisi penting kreativitas, dan industri kreatif bagi Denpasar.

Baca Juga:  Webinar Nasional HM Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana 2023

Keberlangsungan Denpasar Festival tergantung pada kemampuannya untuk senantiasa relevan sebagai “ruang pajang” yang memenuhi aspirasi masyarakatnya, dan sebagai ruang kreasi yang meluaskan dinamika Smart Heritage City Denpasar pada ranah yang lebih luas.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments