UPDATEBALI.com, BULELENG – Peristiwa kebakaran lahan di perbukitan Desa Tejakula, sejak Jumat 27 Oktober 2023, masih membara. Bahkan saat ini, api yang telah menghanguskan 14,2 hektare hutan itu diperkirakan sudah merembet ke wilayah Bukit Sangkur, Desa Les, Buleleng, karena kibasan angin.
Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Utara I Wayan Suardana membenarkan hal tersebut, dimana berdasarkan hasil pantauan Senin pagi api diperkirakan sudah menjalar ke Bukit Sangkur, namun jaraknya diperkirakan masih jauh dari pemukiman warga setempat.
“Api sudah sampai kurang lebih 2 Kilometer dari pemukiman warga. Kita dan stakeholder terkait, BPBD, aparat desa serta kecamatan masih lakukan pemantauan,” Ucap Kepala KPH Bali Utara I Wayan Suardana, Senin 30 Oktober 2023.
Sementara saat ini petugas masih berupaya melakukan proses pemadaman secara manual dengan memanfaatkan ranting basah, sebab lokasi titik api yang sulit dijangkau dan medan yang cukup terjal. Selain itu pihaknya juga memasang penyekat agar api tidak menjalar ke lahan maupun pemukiman warga.
Kemudian saat disinggung mengenai pipa yang sempat dikhawatirkan terbakar, Suardana menyebut untungnya jalur pipa air bersih yang terkena api terbuat dari besi sehingga tidak akan terbakar. Sementara pipa yang terbuat dari bahan PVC ada di Wilayah barat jauh dari titik api.
“Astungkara, untuk pipa-pipa warga tetap aman karena dari besi. Tapi sejak awal kita bersama warga sudah mengamankan agar api tidak menggangu pipa,” pungkasnya.(dna/ub)




