spot_img
spot_img
BerandaBaliKabupaten Bangli Terus Perkuat Gerakan Penurunan Stunting Menuju Generasi Emas 2045

Kabupaten Bangli Terus Perkuat Gerakan Penurunan Stunting Menuju Generasi Emas 2045

UPDATEBALI.com, BANGLI – Sampai saat ini, kasus stunting masih menjadi perhatian serius bagi pemerintah, karena hal ini berdampak pada kualitas generasi penerus bangsa yang akan menuju generasi emas pada tahun 2045. Dalam upaya mengatasi masalah ini, Pemerintah Kabupaten Bangli terus melakukan sosialisasi dan pembinaan.

Kabupaten Bangli kini berfokus pada percepatan penurunan kasus stunting, dengan prevalensi saat ini mencapai 9,1 persen. Ini menandai penurunan signifikan sebesar 2,7 persen dari sebelumnya yang berada di angka 11,8 persen.

Baca Juga:  Polresta Denpasar Serahkan Tersangka Pengedar Sabu ke Kejari badung

Namun, berdasarkan sistem aplikasi online pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat, atau e-PPGBM “by name by address,” tingkat stunting justru terus mengalami penurunan hingga mencapai 7,5 persen.

Salah satu kecamatan di Kabupaten Bangli yang menjadi fokus utama dalam gerakan penurunan stunting adalah Kecamatan Kintamani. Hal ini disebabkan oleh tingginya kasus stunting di kecamatan ini.

Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya adalah banyaknya kasus kawin muda, yang mengakibatkan pemahaman tentang menjaga kesehatan saat hamil dan pola asuh bayi masih kurang, sehingga asupan gizi yang dibutuhkan pun kurang.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Gelar Senam Massal Meriahkan Beroperasinya Sirkuit All In One Pengambengan

Dalam hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, Dr. Nyoman Arsana, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder terkait.

Tujuannya adalah memberikan pemahaman dan sosialisasi, mulai dari remaja, pra nikah, hingga pola hidup sehat dan pola asuh yang baik dan benar. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga asupan gizi yang diberikan kepada anak-anak mencukupi.

Baca Juga:  Menteri Trenggono dan Gubernur Koster Bersinergi Wujudkan Pelabuhan Perikanan Bali Barat Senilai Rp 1,2 Triliun

Dr. Nyoman Arsana juga berharap bahwa dengan kerjasama semua pihak, kasus stunting dapat terus ditekan sehingga Kabupaten Bangli dapat mencapai status “zero stunting” menuju generasi emas pada tahun 2045. Ini adalah langkah penting dalam memastikan kualitas generasi penerus yang sehat dan berkualitas bagi masa depan bangsa. (put/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments