UPDATEBALI.com, JAKARTA – Falcon Pictures siap menggebrak dunia perfilman dengan film horor terbarunya yang berjudul “Guna-Guna Istri Muda,” sebuah remake dari film lawas dengan judul yang sama yang dirilis pada tahun 1977.
Produser Falcon Pictures, Frederica, mengungkapkan alasan di balik keputusan untuk me-remake film ini adalah karena ceritanya yang kuat dan akan diangkat dengan konsep yang lebih modern.
“Kami melihat potensi ceritanya sangat menarik dan ingin kami remake dalam versi yang lebih segar dan sesuai dengan zaman sekarang, dengan para pemain yang lebih up-to-date. Kita semua tahu bahwa ceritanya memiliki kombinasi yang menarik, mulai dari horor hingga kisah perselingkuhan istri. Cerita ini sangat kuat dan berpotensi menjadi film luar biasa di bioskop kelak,” ujar Frederica dalam konferensi pers di Jakarta, pada hari Kamis 13 Juli 2023.
Pembuatan film ini dipimpin oleh sutradara Robby Ertanto. Menurutnya, isu guna-guna, ilmu hitam, dan poligami yang dihadirkan dalam film aslinya masih relevan hingga saat ini. Hal tersebutlah yang membuat Robby ingin mengangkatnya menjadi film horor yang lebih berkualitas.
“Walaupun dibuat pada tahun 1977, namun isu yang diangkat, terutama mengenai istri muda, tetap memiliki kekinian. Kami mencoba membuatnya lebih segar dengan menggali dramatisasi perselingkuhan. Yang menarik dari proyek ini adalah segalanya ditingkatkan. Jadi, film horor ‘Guna-Guna Istri Muda’ ini benar-benar akan mengalami peningkatan yang signifikan,” ucap Robby.
“Guna-Guna Istri Muda” mengisahkan tentang Burhan (Anjasmara) yang menikah lagi dengan seorang gadis muda bernama Angel (Carissa Perusset) saat ia masih dalam pernikahan dengan istri pertamanya, Vivian (Lulu Tobing). Ternyata, Angel menyimpan ilmu hitam untuk mendekati Burhan dan Roy. Ilmu hitam tersebut akan menghancurkan rumah tangga Vivian dan Burhan.
Lulu Tobing, yang berperan sebagai Vivian, awalnya menolak untuk bermain dalam film ini. Namun, akhirnya ia memutuskan untuk ikut serta dalam proses produksinya karena ingin mencoba sesuatu yang baru.
“Pada awalnya, saya menolak karena ini merupakan genre yang saya hindari karena tidak suka menonton film horor. Namun, saya diberitahu bahwa film ini akan dikemas secara elegan, berbeda dari yang sebelumnya. Saya juga tertarik untuk mendapatkan pengalaman baru dan mencoba hal-hal baru. Jika ada janji produksi yang bagus, mengapa tidak? Akhirnya saya menerima tawaran tersebut dan bersyukur bahwa ini adalah keputusan yang tepat,” ungkapnya.
Sementara itu, aktor senior Anjasmara menjelaskan bahwa perannya kali ini akan mewakili karakter laki-laki yang memberikan pesan bahwa manusia bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.
“Saya mewakili laki-laki pada umumnya. Biasanya, laki-laki memiliki harta dan tahta, dan pada akhirnya ada wanita di balik itu. Dalam peran saya ini, saya ingin mengingatkan kita semua bahwa kita bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dari sebelumnya, terutama ketika dipengaruhi oleh wanita,” jelasnya.
Naskah film ini ditulis oleh Alim Sudio dan Titien Wattimena. Selain Lulu Tobing, Anjasmara, Happy Salma, Donny Damara, Carissa Perusset, dan Abidzar Al Ghifari, film ini juga diperankan oleh TJ Ruth, Elang El Gibran, Fergie Brittany, dan Ara Ajisiwi. Proses produksi akan dimulai pada tanggal 20 Juli mendatang, dan film ini direncanakan akan dirilis pada tahun 2024. (ub/ant)





